Untuk mencapai suatu tujuan organisasi, diperlukan daya juang yang tinggi. Namun dalam daya juang tersebut juga perlu dibekali ilmu dan doa. Artinya, diperlukan kekuatan lahir dan batin dalam mencapai tujuan.
Menurut Ketua Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) AnsorĀ Brebes dalam menempuh perjalanan organsasi, Secara kelembagaan memerlukan titik fokus kecerdasan.<>
āYakni kecerdasan kaderisasi, kecerdasan ekopnomi dan kecerdasan politik,ā ujar Ketua PC GP Ansor Brebes H Agus Mudrik Khaelani di saat rapat tri wulan PC Ansor di Bangbayang Bantarkawung Brebes Ahad (7/3).
Pertama, lanjut Gus Mudri, kecerdasan kaderisasi. Ansor perlu memiliki kecerdasan kaderisasi dalam rangkah meneruskan estafet kepemimpinan. Berbagai tradisi yang dimiliki NU harus bisa dimaknai sebagaiĀ arena pengkaderan. āBerbagai tradisi yang dimiliki NU, adalah ladang pembibitan kader yang harus kita pertahankan,ā paparnya.
Menurut dia, Ansor juga harus memiliki kecerdasan ekonomi. Artinya, perekonomian anggota ansor haruslah meningkat. Mengingat dalam berbagai kegiatan Ansor membutuhkan dana yang tidak sedikit. Sehingga bila anggota Ansor ekonominya meningkat, maka akan lancar dalam menjalankan roda organisasi. āIbarat kendaraan bermotor maka diperlukan bensin, dan harus dimiliki oleh individu anggota maupun pengurus,ā terangnya.
Untuk meningkatkan taraf ekonomi yang mapan, selain perlu kerja keras juga di ansor secara kelembagaan perlu dibangun koperasi. āKoperasi yang memiliki prinsip usaha kerja sama, dengan gotong royong ini, akan mensejahterakan seluruh anggota,ā jelasnya.
Selanjutnya, masih kata Gus Mudrik, Ansor harus memiliki kecerdasan berpolitik. Pentingnya berpolitik bagi Ansor bukan politik praktis belaka, tapi politik kebangsaan. Bagaimana Ansor memilih partai politik adalah sikap politik kebangsaan.
āTidak keliru kalau Ansor harus mendukung salah satu anggotanya untuk menduduki jabatan Kepala Desa, misalnya,ā pungkasnya.
Rapat Tri wulan selain evaluasi kegiatan selama tiga bulan juga membahas program kerja tiga bulan ke depan. Hadir pengurus harian dan pengurus lainnya. Sedang utusan PAC masing-masing tiga orang yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara. (was).
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
2
Khutbah Jumat: Hati Merasa Jauh dari Allah, Apa yang Harus Dilakukan?
3
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
4
Khutbah Jumat: Musim Kemarau dan Anjuran Hemat Air dalam Islam
5
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
6
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua