Jogja, NU Online
Komite Bersama Warga NU Penyelamat Khittah di Jogja melakukan happening art sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi NU saat ini di Kandang Menjangan atau di sebelah selatan Pondok Pesantren Krapyak Jogja, jum’at (11/05).
Bentuk happening art tersebut adalah empat orang bertopeng dengan pakaian sarung. Mereka tarik menarik memperebutkan rentetan uang berbandul kardus bergambar bendera Nahdatul Ulama (NU). Meskipun lama saling tarik menarik, kardus bergambar lambang NU itu tidak kunjung putus.
<>Tidak ada satu pun dari empat orang bertopeng yang berhasil merebut kardus itu. Sampai akhirnya, muncul seorang bersorban putih dan berkopiah putih, berhasil menyelamatkan kardus berlambang NU. Lalu, salah satu orator berkata,? Ternyata, hanya satu kiai yang berhasil menyelamatkan khittah NU?
Aksi keprihatinan oleh massa yang mengaku dari PMII, GP Ansor, pondok pesantren, Fatayat dan LKiS ini untuk menyatakan menolak politisasi NU pada pemilu presiden? Kami menolak dengan tegas NU menjadi komoditas politik. NU dilahirkan untuk memberdayakan umat.
Dalam aksi keprihatinan ini, juga dibentangkan sebuah bendera NU berukuran besar, bertuliskan? Selamatkan Khittah NU sekarang Juga. Nahdlatul Oeang? terpampang di dinding bangunan yang disebut Kandang Menjangan. Juga terdapat keranda mayat berselimutkan kain kafan putih, dan tertulis ? Matine Khittah? di atasnya. Permainan rebana juga turut meramaikan aksi itu. (mar)
Terpopuler
1
PBNU Umumkan Susunan Kepengurusan 2026–2031 Hari Ini
2
Kabar Baik, Kemenhaj Turunkan Masa Tunggu Haji Jadi 14 Tahun
3
Bijak Menyikapi Tahlilan dan Sedekah untuk Mayit di Tengah Ekonomi Sulit
4
Gus Kikin: Hubungan Indonesia-Palestina Terjalin Panjang Sejak Perjuangan KH Hasyim Asy’ari
5
Hari Ke-15 Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Tenggelam: 2 Jenazah Ditemukan, 69 Masih Hilang
6
25 Kader Pasukan Inti Taiwan Dibaiat, Gus Nabil: Bersiaplah Menjadi Ksatria Khidmah
Terkini
Lihat Semua