Ratusan ulama dan ribuan santri yang menghadiri Munas Alim Ulama dan Halaqah Kebangsaan Partai kebangkitan Bangsa (PKB) yang berlangsung selama dua hari (19-20 Mei 2008) di Pesantren Ciganjur, Jakarta Selatan merekomendasikan untuk tidak lagi memilih pemimpin yang telah terbukti gagal mengantarkan bangsa Indonesia mencapai tujuan nasional.
“Bahwa persoalan nasbul imamah (memilih pemimpin) adalah hal yang sangat penting ditinjau dari perspektif agama dan politik,” demikian dalam pernyataan sikap bersama yang dibacakan oleh pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam KH. Muhyiddin Abdussomad<>
Mereka yang hadir antara lain KH Abdul Azis Masyhuri (Jombang), KH Nawawi (Sidogiri-Pasuruan), Tuan Guru Haji Turmudzi Badruddin (NTB), Habib Seggaf Almahdi Syekh Abubakar (Bogor), KH Husni Nurin MH (Kalsel), Habib Muhammad Asegaf (Jakarta), Prof. Dr. KH Muis Kabri (Sulawesi Selatan), dan KH Suryadi (Kalsel).
Hadir juga KH Hayatun A Hadziq (Jepara Jateng), KH. Zamahzari (Sleman Yogyakarta), KH Muslim Imam Puro (Klaten Jateng), KH. A. Hisyam Syafaat (Banyuwangi Jatim), KH Fuad Amin Imron (Bangkalan Madura), KH Yusuf Chudlori (Tegalrejo Magelang Jateng), dan KH Imam Muzani (Kebumen, Jateng).
Dari jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hadir KH Masdar F. Mas'udi (Ketua PBNU), Ir. H Mustofa Zuhad Mughni (Ketua PBNU), dan KH Nuril Huda (Ketua Lembaga Dakwah/LDNU),
Sebelumnya para ulama tersebut telah membahas berbagai persoalan aktual masyarakat terutama terkait denganpersoalan kepemimpinan nasional. Masyarakat diminta untuk berhati-hati memilih pemimpin menjelang pemilu dan pilres 2009.
Para ulama juga menghimbau agar seluruh elemen bangsa bersatu dan bahu-membahu mempersiapkan ‘wasilah’ atau perangkat untuk menyongsong kembali kebangkitan Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. (nif/nam)
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
4
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
5
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
6
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
Terkini
Lihat Semua