Jakarta, NU Online
Setelah dilanda banjir di Brebes bagian utara dan tengah yang kondisinya kini belum juga surut, Brebes kembali diguncang bencana alam berupa tanah longsor di Pegunungan Lio Kecamatan Salem, Brebes bagian selatan, Kamis (22/2) sekitar pukul 10.00 WIB.
Brebes selatan berupa dataran tinggi sehingga rawan terjadi longsor ketika curah hujan cukup tinggi. Atas kondisi ini, Satuan Banser Brebes dan Salem segera mengerahkan personelnya untuk mengevakuasi korban.
“Sampai saat ini masih dilakukan evakuasi tahap kedua karena masih ada korban yang tertimbun,” ujar Ketua PC GP Ansor Brebes Ahmad Munsip, Kamis (22/2) saat dihubungi NU Online.
Selain membantu proses evakuasi, sambung Munsip, bersama tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI, dan Polri, personel Ansor dan Banser Brebes juga memberikan terapi psikis untuk menanggulangi trauma para korban.
Menurut keterangan Munsip, ada sekitar 100 personel Banser yang membantu evakuasi. Medan atau kontur tanah yang tinggi dan berkelok cukup menyulitkan proses evakuasi korban. Saat ini, jalan utama di Salem terputus karena longsor.
Bencana longsor di Salem ini terjadi di sejumlah desa yaitu Desa Pasirpanjang, Bentar, Pabuaran, Ciputih, Salem, dan Wanoja.
Data korban yang masuk dari tim gabungan evakuasi ialah 18 jiwa belum ditemukan, 14 jiwa masih dalam perawatan, dan 5 jiwa meninggal dunia.
Dari 18 jiwa yang belum ditemukan, tim gabungan belum melakukan evakuasi terhadap korban dikarenakan medan yang cukup sulit. (Fathoni)