IPNU Surabaya-Formacida Gelar Deklarasi Damai tanpa Kekerasan
Ahad, 19 Februari 2012 | 03:48 WIB
Surabaya, NU Online
Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Surabaya dan Forum Masyarakat Cinta Damai (Formacida) Jawa Timur sepakat menolak berbagai macam aksi anarkisme atas nama organisasi.
Hal ini terungkap dalam 'Seminar Nasional dan Deklarasi Surabaya Damai tanpa Kekerasan' yang digelar di Hotel Prime Royal, Jl Kranggan, Surabaya, kemarin (18/2).
<>
Hadir dalam seminar dan deklarasi tersebut Ketua PCNU Kota Surabaya, KH Saiful Chalim, Dr H Khoirul Anwar (MUI Jatim), H Mochammad Hamzah ST MM (PWNU Jatim), Drs Slamet Haryanto (PW Muhammadiyah Jatim), dan Ir Nugroho (perwakilan pemeluk Budha).
Ketua PC IPNU Surabaya, Abdul Kholil mengatakan, seminar dan deklarasi sengaja digelar untuk kembali menumbuhkan semangat kebersamaan. Terutama, kata dia, dalam upaya membangun perekonomian di Jatim, khususnya di Surabaya.
''Kami berharap, dengan seminar dan deklarasi ini bisa ditemukan ide-ide kreatif untuk membangun ekonomi masyarakat. Sebab, hanya dengan kerukunan dan keselarasan besama tanpa kekerasan-lah pembangunan ekonomi bisa berjalan,'' ujar Abdul Kholik.
Hal serupa dikatakan Ketua Formacida Jatim, Arif Fathoni SH. Menurutnya, banyak rencana-rencana investasi ekonomi yang sedianya masuk ke suatu daerah gagal terlaksana lantaran situasi yang tidak kondusif.
Padahal, ujar pria yang juga pengacara muda ini, dengan banyaknya investasi di suatu daerah maka berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja. Otomatis, kata dia, kondisi ekonomi masyarakat pun kian membaik.
''Namun, fakta yang terjadi para investor takut apabila situasi masyarakatnya tidak kondusif. Kalau pun ada, itu pun sifatnya separuh hati hingga tidak maksimal dalam mengembangkan investasinya,'' katanya.
Formacida juga berharap, dengan adanya deklarasi Surabaya Damai tanpa Kekerasan bisa memancing para investor untuk masuk ke Surabaya dan Jatim. Sehingga, pertumbuhan ekonomi kian membaik.
Sementara KH Saiful Chalim yang didapuk membuka kegiatan tersebut mengatakan, langkah IPNU dan Formacida perlu diapresiasi semua kalangan. Pasalnya, ujar Gus Saiful,-sapaan akrabnya-, jarang para pemuda memikirkan maslah-masalah kerukunan antarumat beragama.
''PCNU sangat mendukung gerakan pemuda yang seperti ini. Kami juga berharap, nantinya ditemukan gagasan-gagasan yang cemerlang yang bisa memberikan sumbangsih bagi perbaikan ekonomi Surabaya dan Jatim, tentunya dengan menghilangkan dan
meniadakan praktik-praktik kekerasan ataupun tindak anarkisme,'' katanya.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Maulana