LAZISNU Batang Jateng Bedah Rumah Lansia Hidup Sebatang Kara
Jumat, 30 Oktober 2026 | 22:30 WIB
Penyerahan dan pelaksanaan Program Bedah Rumah Kurang Layak Huni oleh NU Care-LAZISNU Batang bersama Ansor, Banser, dan Pemdes Sukorejo untuk Ibu Rondiyah pada Jumat (30/10/2026). (Foto: Istimewa)
Batang, NU Online
Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang Jawa Tengah memulai program bedah rumah tidak layak huni bagi seorang warga duafa di Dukuh Bandungan RT 01 RW 01, Desa Sukorejo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jumat (30/10/2026).
Pengurus NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Batang, Muhammad Sofa, menjelaskan penerima bantuan bedah rumah adalah Ibu Rondiyah, seorang lansia yang hidup seorang diri dengan kondisi rumah yang sudah sangat memprihatinkan.
"Yang melatarbelakangi bedah rumah Ibu Rondiyah adalah beliau sebagai dhuafa, hidup sendirian, sudah tua, dengan kondisi tempat tinggal yang sangat tidak layak. Dan hasil surveinya, telah disurvei oleh kolaborasi dengan pemerintah desa bahwa beliau memang-memang layak untuk renovasi rumah tidak kurang layak huni," ujarnya.
Ia menjelaskan, renovasi dilakukan secara menyeluruh karena hampir seluruh bagian bangunan sudah lapuk dan berpotensi roboh. Mulai dari pembongkaran, pembangunan kembali, penataan interior hingga perbaikan sanitasi menjadi bagian dari pekerjaan yang ditargetkan selesai dalam waktu maksimal tiga hari.
Sofa menambahkan, pembiayaan program berasal dari dana para donatur yang dihimpun melalui NU Care-LAZISNU, Koin NU, dukungan Pemerintah Desa Sukorejo, serta partisipasi masyarakat sekitar.
"Program ini merupakan kolaborasi antara LAZISNU, pemerintah desa, lingkungan masyarakat, kemudian pelaksanaannya didukung oleh sahabat-sahabat GP Ansor, Banser, Ranting NU Sukorejo, PAC GP Ansor, dan MWCNU Limpung," katanya.
Kepala Desa Sukorejo M Samsul Hidayat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut. Menurutnya, kepedulian berbagai elemen masyarakat sangat berarti bagi warganya yang membutuhkan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada LAZISNU Limpung, Bapak Wabup, warga RT 01, dan semua pihak yang telah menunjukkan kepedulian kepada salah satu warga kami, Ibu Rondiyah. Semoga seluruh kebaikan ini mendapat balasan yang berlipat dari Allah swt," tuturnya.
Sementara itu, Ketua PR GP Ansor Sukorejo Ainun Najib mengatakan Ibu Rondiyah selama ini hidup sebatang kara dan tidak memiliki keluarga yang mendampingi. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan kuat seluruh elemen masyarakat bergotong royong membantu memperbaiki rumahnya agar lebih layak dihuni.
“Asalnya hidup sebatang kara dan tidak punya keluarga," ungkap Ainun di sela pengerjaan pembongkaran rumah.