Pamekasan, NU Online
Kepedulian lembaga-lembaga pendidikan di Madura terhadap dunia kepenulisan semakin menggeliat. Ada banyak kegiatan kepenulisan yang digelar, seperti Pelatihan Kepenulisan, Jurnalistik, hingga Sekolah Kepenulisan. Yang terakhir inilah yang kini juga mulai dilirik banyak kalangan. Salah satunya ialah pengelola pendidikan di MA Addurriyah, Bangkes, Kadur, Pamekasan. Sekolah yang dikepalai Miftahul Munir, ini sudah memprogramkan Sekolah Kepenulisan.
<>
“Sekolah Kepenulisan tersebut akan dimulai pada Ahad (29/1) nanti,” tutur Miftahul Munir saat dihubungi NU Online pada Kamis (26/1) pagi.
Kendati demikian, pihaknya masih akan konfirmasi dengan para pengurus OSIS.
“Teknis pelaksanaan Sekolah Kepenulisan ini saya pasrahkan kepada pengurus OSIS. Rencana awal akan dilaksanakan Ahad ini. Hanya saja, kayaknya malam Ahad ini akan didakan acara peringatan maulid nabi. Lebih jelasnya, biar saya komunikasikan terlebih dahulu dengan para pengurus OSIS,” paparnya.
Adapun pesertanya, tambahnya, melibatkan semua siswa dari kelas 1 sampai 3. Jumlah keseluruhan ialah 72 siswa-siswi.
“Biar anak-anak mudah menyerap materi yang ditindaklanjuti dengan praktek nantinya, pihak sekolah menyediakan LCD Proyektor milik MA Addurriyah. Ini akan sangat mendukung terhadap suksesnya Sekolah Kepenulisan,” kata Miftahul Munir.
Trainernya, MA Addurriyah mendatangkan penulis muda Madura, Anam Al-Yumna. Tiap Ahad pagi, ia mengeman amanah menggembleng sekaligus mendampingi siswa-siswi Addurriyah belajar menulis secara asyik nan serius. Sebagai tindak lanjut dari Sekolah Kepenulisan tersebut, MA Addurriyah bakal menerbitkan media massa seperti buletin atau bahkan berbentuk majalah.
Miftahul Munir menginginkan agar sekolah yang dinakhodainya tersebut diwarnai oleh dunia kepenulisan. Ia berharap para anak didiknya bisa menulis dengan baik. Dari itulah Sekolah Kepenulisan dijadikan salah satu program prioritas di MA Addurriyah.
Sekolah Kepenulisan, olehnya, dipandang lebih efektif ketimbang sebentuk Pelatihan. Sebab, di Sekolah Kepenulisan, telah dirumuskan silabus yang tentu dilengkapi dengan indikator-indikator yang harus dicapai.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor : Hairul Anam