Miskin Data, Lakpesdam Banyumas Gagas Sekolah Peneliti Remaja
Jumat, 16 Maret 2018 | 23:00 WIB
Banyumas, NU Online
Penyusunan program kerja NU sudah saatnya berbasis data bukan berdasar feeling saja.
Hal tersebut disampaikan Ketua Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Kabupaten Banyumas, Luthfi Makhasin dalam diskusi terbatas antara Lakpesdam NU Kabupaten Banyumas dengan beberapa elemen lembaga di lingkungan PCNU Banyumas, Jumat (16/3) sore di Purwokerto.
Menurutnya permasalahan yang mendesak bagi NU saat ini adalah miskinnya data terkait potensi sumber daya warganya. Dengan demikian program kerja yang dihasilkan pengurus cabang seringkali tidak menyentuh kebutuhan Nahdliyin di cabang tersebut.
"Oleh karena itu, program utama PC Lakpesdam Banyumas saat ini adalah pengumpulan data melalui survei yang melibatkan responden hampir di semua kecamatan," ujarnya.
Diharapkan ketika data sudah terkumpul dapat juga digunakan oleh lembaga lain sebagai dasar pembuatan program.
Lebih jauh Luthfi menggagas untuk membuat Sekolah Peneliti Remaja. Nantinya sekolah ini ingin mencetak kader dengan kemampuan penelitian yang baik di setiap kecamatan.
"Kader dengan kemampuan penelitian ini menjadi ujung tombak pengumpulan data di masing-masing daerahnya. Sehingga problem miskin data di NU bisa berkurang, bahkan hilang sama sekali," pungkasnya. (Dini Rahmat Aziz/Kendi Setiawan)