Daerah

Pengurus NU Harus Optimalkan Gerakan Pemberdayaan Ekonomi

Senin, 12 Februari 2018 | 04:01 WIB

Probolinggo, NU Online
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-wilayah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kotaanyar serta pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor se-wilayah Kecamatan Pakuniran masa khidmat 2017-2022 dilantik bersamaan dan dibai'at oleh Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo H. Hasan Aminuddin, Sabtu (10/2) malam. 

Pelantikan yang digelar di halaman Pondok Pesantren Nurul Rahmah Desa Sambirampak Lor Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo ini dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU Kota Kraksaan serta sejumlah pejabat Pemkab Probolinggo.

Dalam sambutannya Hasan Aminuddin sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada segenap pengurus yang telah berkhidmat dalam organisasi NU.  “Khoirunnaas anfa’uhum linnas. Jadikan ladang jariyah saat kita berkhidmat di NU,” katanya.

Hasan menghimbau kepada pengurus NU agar saat ini untuk lebih mengoptimalkan program kerjanya pada salah satu pilar NU yaitu Nahdlatul Tujjar (gerakan ekonomi). Hal ini merupakan faktor penunjang utama dalam perjuangan NU dalam menjawab tantangan globalisasi. 

“Perekonomian pengurus dan anggota NU harus ditingkatkan. Karena hal ini akan membuka kesempatan bagi kita untuk makin banyak berjariyah di setiap kesempatan. Pilih gerakan ekonomi yang cocok untuk diaplikasikan, bisa melalui pertanian maupun perdagangan,” tegasnya.

Lebih lanjut Hasan menerangkan bahwa umat manusia wajib berbagi, harus senantiasa bersedekah dan beramal jariyah. Tiga hal yang bisa dipilih dalam beramal adalah harta, tenaga dan pikiran. Jika mampu boleh ke tiga-tiganya. “Dengan menjadi pengurus NU otomatis kita minimal sudah mendapatkan dua point yaitu tenaga dan pikiran,” ungkapnya.

Hasan mengilustrasikan orang yang sedang mengejar ayam bagi orang yang hanya sibuk mengejar harta, hanya capek dan penat yang akan dia peroleh. Di satu sisi kita boleh mencari harta dunia, agar sukses dan berhasil kita harus giat bersodaqoh untuk mendapatkannya. 

“Pancing ayam itu dengan taburan jagung, pasti ayam itu akan menghampirimu. Begitu juga dengan rezeki dan harta, akan sangat mudah diperoleh dengan diimbangi sodaqoh dan jariyah kita,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Fathoni)


Terkait