Buleleng, NU Online
Majelis Wakil cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, akan mengadakan pengajian kitab tiap sebulan sekali. Kitab yang dikaji adalah Al Hujjatul Qath’iyah fi Sihhatil Mu’taqidatin wal Amaliyah Annahdliyah yang disusun Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam Jembe, KH.Muhyiddin Abdussomad.
Menurut Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Gerokgak H.A. Marzuqi, pengajian kitab ini akan dilaksanakan minggu pertama tiap bulan yang dipimpin langsung oleh Ust. Nakhai. Ia dikenal sebagai sosok ahli fiqh di kalangan NU Jawa Timur.
Marzuqi mengatakan, pengajian ini adalah upaya memberikan pemahaman yang kuat kepada warga NU. "Warga NU di sini, masih belum mengetahui alasan atau dalil-dalil amaliah yang dilakukan,” katanya.
Pada pengajian bulan ini yang berlangsung di lantai 2 Gedung MWC NU Gerokgak, Ahad pagi (3/11), Ust.Nakha’i membacakan tentang pendefinisian Ahlussunnah Wal Jama’ah. Ia menjelaskan, bahwa ada tiga prinsip dasar dalam Aswaja yaitu tawassuth, tawazzun, dan i’tidal.
“Tawassut adalah moderat, tidak ekstrem kanan atau kiri. Kemudian kita harus bersikap tawazzun atau seimbang, seimbang dalam segala hal. Dan yang terakhir i’tidal atau berlaku adil atau bijaksana,”jelasnya.
Pengajian bulan depan dijadwalkan pada tanggal 8 Desember 2013, dengan tetap akan melibatkan pengurus NU Gerokgak, para guru ngaji, dan tokoh-tokoh Islam se-Kecamatan Gerokgak. (Abraham Iboy/Abdullah Alawi)