Daerah

YPAMNU Kota Pariaman Bangun 3 Ruang Belajar

Kamis, 19 Januari 2012 | 09:03 WIB

Pariaman, NU Online
Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama Kota Pariaman terus membenahi untuk meningkatkan pelayanan sarana dan prasarana pendidikan. Saat ini mulai membangun 3 lokal belajar yang berlokasi di Pasir Manggung Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman. Pembangunan ruang kelas tersebut membutuhkan dana sebesar Rp 300 juta
<>
Ketua Yayasan Pendidikan Al Ma’arif NU (YPAMNU) Kota Pariaman Mardison kepada NU Online Kamis (19/1/2012) di Pariaman menyebutkan, ruangan yang dibangun tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk ruang belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Raudhatul Atfal (RA) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKMB). “Ketiga kegiatan belajar tersebut sudah berjalan dengan baik selama ini,” kata Mardison.

Untuk mempercepat penyelesaian bangunan tersebut, kata Mardison, kita mengharapkan bantuan dari donator. Mudah-mudahan dengan bantuan dermawan tersebut, akan mempercepat penyelesaian ruangan belajar tersebut.

“Sampai tahun 2011 kegiatan YPAMNU meliputi kegiatan PAUD, RA dan  TPQ. Tahun ini kegiatannya ditambah yakni Taman Baca Masyarakat (TBM) dan Pusat KEgiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Kehadiran lembaga YPAMNU dinilai positif oleh masyarakat. Sehingga kebutuhan untuk meningkatkan pelayanan amat diperlukan,” kata Mardison alumni IAIN Walisongo Semarang ini.

Dikatakan Mardison, prestasi PAUD Azzahrah Manggung Kota Pariaman yang dinaungi YPAMNU tahun ini menggembirakan. Salah seorang gurunya, Rina Febrianita S.PdI berhasil meraih peserta terbaik pelatihan guru PAUD yang diselenggarakan NGO Amurt sejak Maret hingga Desember 2011 lalu.

Seperti diakui Rina Febrianita, pelatihan yang diberikan Amurt antara lain meliputi kurikulum, seni kreatifitas, gerak dan tari. Pelatihnya selain dari Indonesia sendiri, termasuk Bali, juga dari Malaysia dan Australia.

“Pelatihan tersebut amat bermanfaat bagi kami guru-guru PAUD. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan prestasi dan potensi PAUD di Kota Pariman,” kata Rina alumni STIT Syekh Burhanuddin ini.

Dikatakan Rina, PAUD Azzahrah yang berdiri sejak tahun 2007, hingga kini masih diminati masyarakat. Buktinya, kini tercatat 40 orang murid PAUD.

 


Redaktur     : Mukafi Niam
Kontributor: Bagindo Armaidi Tanjung


Terkait