Internasional

Apel Hari Santri 2026 di Mesir, PCINU Apresiasi 43 Mahasiswa Peraih Cumlaude Al-Azhar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Apel Hari Santri 2026 di Mesir, PCINU Apresiasi 43 Mahasiswa Peraih Cumlaude Al-Azhar

Sejumlah warga NU dan mahasiswi Al-Azhar mengikuti apel Hari Santri 2026 yang digelar PCINU Mesir. (Foto: Dok PCINU Mesir)

Kairo, NU Online

Sejumlah warga dan mahasiswa NU mengikuti Apel Hari Santri Nasional 2026 yang diselenggarakan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Mesir bekerja sama dengan KBRI Kairo dan Forum Pelajar Indonesia Buuts (FPIB) di lapangan Madinatul Buuts Al-Islamiyah Al-Azhar, Kairo, Mesir, Kamis (22/10/2026).


Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi momentum bagi santri dan mahasiswa Indonesia di Mesir untuk memperkuat persaudaraan serta meneguhkan pengabdian kepada bangsa melalui ilmu pengetahuan dan kebudayaan.


Minister Counsellor Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Kairo, Mohammad Nur Salim, bertindak sebagai pembina apel. Sementara itu, pemimpin apel berasal dari jajaran Banser PC GP Ansor Mesir. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Islamic Mission City (Madinatul Buuts Al-Islamiyah) Universitas Al-Azhar, atase pendidikan, serta sejumlah pejabat KBRI Kairo.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala Islamic Mission City Universitas Al-Azhar menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Santri Nasional 2026 kepada santri dan mahasiswa Indonesia di Mesir. Kehadirannya juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara komunitas pelajar Indonesia dan lingkungan pendidikan Al-Azhar.


Salah satu agenda utama peringatan ini adalah pemberian penghargaan kepada 43 mahasiswa Indonesia kader Nahdlatul Ulama yang meraih predikat cumlaude pada berbagai jenjang pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo. Apresiasi yang diberikan LAZISNU PCINU Mesir ini merupakan bentuk penghargaan atas pencapaian akademik para mahasiswa sekaligus motivasi bagi mahasiswa Indonesia lainnya untuk terus berprestasi.


Penghargaan tersebut menegaskan bahwa semangat Hari Santri tidak hanya diwujudkan melalui pelestarian tradisi keagamaan, tetapi juga melalui kesungguhan menuntut ilmu dan pencapaian akademik. Bagi santri Indonesia yang belajar di Al-Azhar, prestasi di bidang pendidikan diharapkan menjadi bekal untuk berkontribusi bagi masyarakat setelah kembali ke tanah air.


Apel Hari Santri juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diisi sejumlah perlombaan, yakni Musabaqah Qiraatil Kutub pada 15 Oktober, Musabaqah Tilawatil Quran pada 17 Oktober, serta Lomba Cerdas Cermat pada 19 Oktober 2026. Berbagai perlombaan tersebut menjadi wadah bagi peserta untuk mengasah kemampuan membaca dan memahami khazanah keilmuan Islam, meningkatkan kualitas tilawah Al-Qur’an, serta memperluas pengetahuan.


Peringatan semakin semarak dengan penampilan Reog Ponorogo, pencak silat Pagar Nusa dan Tapak Suci, serta Tari Zapin Riau. Beragam pertunjukan tersebut menghadirkan kekayaan budaya Nusantara di lingkungan Al-Azhar sekaligus memperkenalkan keragaman Indonesia kepada masyarakat Mesir.


Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan PC GP Ansor Mesir, PCI Fatayat NU Mesir, dan Marhalah Diwangkara 2026, bersama berbagai unsur komunitas santri dan mahasiswa Indonesia. Kolaborasi PCINU Mesir, KBRI Kairo, dan FPIB menjadi bagian penting dalam memperkuat kebersamaan masyarakat Indonesia di Mesir.


Melalui rangkaian peringatan Hari Santri 2026, PCINU Mesir mengajak santri dan mahasiswa Indonesia menerjemahkan kecintaan kepada tanah air ke dalam karya dan pengabdian. Kedalaman ilmu agama, keunggulan akademik, serta kepedulian terhadap budaya dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan santri dalam mendukung kemajuan Indonesia.