PCINU Jerman Gelar Workshop dan Lomba Menulis Opini Hari Santri 2026
Ahad, 11 Oktober 2026 | 15:00 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jerman menggelar Workshop dan Lomba Penulisan Kolom Opini bertema "Santri Indonesia untuk Dunia" dalam rangka memperingati Hari Santri 2026. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan bertujuan mendorong lahirnya gagasan-gagasan segar tentang kontribusi santri Indonesia di tingkat global.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Workshop Menulis Opini yang akan menghadirkan Budy Sugandi, kolumnis sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, sebagai narasumber.
Workshop akan diselenggarakan secara daring melalui Zoom pada Ahad, 11 Oktober 2026, pukul 15.00–16.30 CEST atau 20.00–21.30 WIB. Peserta dapat mengikuti kegiatan melalui tautan events.pcinu.de/santri2026 dengan Meeting ID 861 3114 0299 dan Password 636369.
Menurut keterangan tertulis panitia, bahwa seluruh peserta lomba diwajibkan mengikuti workshop sebelum mengirimkan naskah. Adapun lomba mengusung tema "Santri Indonesia untuk Dunia". Peserta diminta menyusun tulisan opini sepanjang 1.200–1.300 kata yang merupakan karya orisinal, tidak plagiat, belum pernah dipublikasikan di media mana pun, serta tidak sedang diikutsertakan dalam lomba lain.
Naskah harus mencantumkan profesi dan afiliasi penulis setelah judul, disertai biografi singkat yang memuat nomor WhatsApp, alamat email, dan akun media sosial, terutama Instagram.
Panitia menetapkan batas akhir pengumpulan naskah pada Ahad, 18 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB melalui tautan bit.ly/opini_santri2026. Sementara panduan lengkap dan ketentuan lomba dapat diakses melalui bit.ly/ketentuan_opini2026.
Kriteria penilaian
Ketajaman Argumen dan Orisinalitas Gagasan (40%): Seberapa kuat penulis menyajikan argumen mengenai peran dan kontribusi santri/pesantren untuk dunia, serta kebaruan sudut pandang (angle) yang diambil.
- Kesesuaian Tema (20%): Relevansi isi tulisan dengan tema besar “Santri Indonesia untuk Dunia”.
- Struktur Penulisan (20%): Koherensi antar paragraf, alur logika yang runtut dari pendahuluan hingga kesimpulan, dan pemenuhan standar kolom opini.
- Gaya Bahasa (20%): Diksi yang populer namun berbobot, enak dibaca (readable), serta kepatuhan terhadap Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
- Dua tulisan terbaik akan diterbitkan di website PCINU Jerman, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Dengan mengikuti lomba, peserta juga menyetujui penyerahan hak cipta tulisan kepada panitia untuk keperluan publikasi.
Panitia akan menghubungi penulis tulisan terbaik. Keputusan panitia dan dewan juri bersifat mengikat dan tidak dapat diganggu gugat.