Nasional

Ini Doa Kiai Said Aqil saat Pelantikan PBNU 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Ini Doa Kiai Said Aqil saat Pelantikan PBNU 2026-2031

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof KH Said Aqil Siroj saat memimpin doa pada Pelantikan pengurus PBNU Masa Khidmah 2026-2031, di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (24/10/2026). (Foto: tangkapan layar kanal Youtube NU Online)

Jakarta, NU Online

Mustasyar PBNU Prof KH Said Aqil Siroj berulang menekankan lafadz "Sakhkhir" dalam doanya. Ia memohon agar Allah swt senantiasa memudahkan dan menyelaraskan segala urusan, khususnya dalam menggerakkan hati para makhluk untuk mendukung perjuangan Nahdlatul Ulama. 


​"Maka dengan kekuasaan yang dengannya Engkau menyelaraskan seluruh penghuni bumi dan langit, gerakkanlah dengan penuh simpati hati para makhluk untuk organisasi kami, selaraskanlah hati para makhluk demi kebangkitan para ulama, lembutkanlah hati para makhluk untuk kami, dan condongkanlah hati semesta alam dengan kelapangan agar menerima kami dengan baik penuh keselamatan," demikian bunyi doa Kiai Said dalam bahasa Arab, saat Pelantikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmah 2026-2031, di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (24/10/2026).


Berikut teks lengkapnya.


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ.
الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَشْكُو إِلَيْكَ ضَعْفَ قُوَّتِنَا، وَقِلَّةَ حِيلَتِنَا، وَهَوَانَنَا عَلَ
ى النَّاسِ.


(Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, pujian yang banyak, baik, dan diberkahi di dalamnya. Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah, sesungguhnya kami mengadu kepada-Mu atas kelemahan kekuatan kami, sedikitnya daya upaya kami, dan kehinaan kami di mata manusia.)


يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، أَنْتَ رَبُّنَا وَرَبُّ الْمُسْتَضْعَفِينَ، إِلَى مَنْ تَكِلُنَا؟ إِلَى أبْعَادٍ يَتَهَجَّمُوْنَنَا أَمْ إِلَى أَعْدَاءٍ مَلَّكْتَهُمْ أُمُوْرَنَا؟
إِنْ لَمْ يَكُنْ بِكَ غَضَ
بٌ عَلَيْنَا فَلَا نُبَالِي، غَيْرَ أَنَّ عَافِيَتَكَ هِيَ أَوْسَعُ لَنَا.


(Wahai Yang Maha Pengasih di antara para pengasih, Engkau adalah Tuhan kami dan Tuhan orang-orang yang lemah. Kepada siapakah Engkau akan menyerahkan kami? Kepada orang-orang jauh yang menyerang kami, atau kepada musuh-musuh yang Engkau kuasakan atas urusan kami? Jika Engkau tidak murka kepada kami, maka kami tidak peduli, namun afiyah dari-Mu jauh lebih luas bagi kami.)


نَعُوذُ بِنُورِ وَجْهِكَ الَّذِي أَشْرَقَتْ لَهُ الظُّلُمَاتُ، وَصَلَحَ عَلَيْهِ أَمْرُ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، مِنْ أَنْ يَنْزِلَ بِنَا غَضَبُكَ أَوْ يَحِلَّ عَلَيْنَا سَخَطُكَ.
لَكَ الْعُتْبَى حَ
تَّى تَرْضَى، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ.


(Kami berlindung dengan cahaya wajah-Mu yang menyinari kegelapan, dan karenanya urusan dunia serta akhirat menjadi baik, dari turunnya kemurkaan-Mu kepada kami atau menimpa-nya kemarahan-Mu atas kami. Hanya milik-Mu lah keridhaan hingga Engkau ridha, dan tiada daya serta kekuatan melainkan dengan pertolongan-Mu.)


اللَّهُمَّ إِنَّهُ لَيْسَ فِي السَّمَاوَاتِ دَورَاتٌ، وَلَا فِي الْأَرْضِ غَمَرَاتٌ، وَلَا فِي الْجِبَالِ مَدَرَاتٌ، وَلَا فِي الْبِحَارِ قَطَرَاتٌ، وَلَا فِي النُّفُوسِ خَطَرَاتٌ، وَلَا فِي الْعُيُونِ لَحَظَاتٌ، وَلَا فِي الْأَشْجَارِ وَرَقَاتٌ، وَلَا فِي الْأَجْسَامِ حَرَكَاتٌ، إِلَّا وَهِيَ بِكَ عَارِفَاتٌ، وَعَلَيْكَ شَاهِدَاتٌ، وَفِي مُلْكِكَ مُتَحَيِّرَاتٌ. 


(Ya Allah, sesungguhnya tidak ada perputaran di langit, tidak pula makmur/kehidupan di bumi, tidak pula peredaran di gunung-gunung, tidak pula tetesan air di lautan, tidak pula lintasan dalam jiwa, tidak pula kedipan dalam pandangan mata, tidak pula dedaunan pada pepohonan, dan tidak pula gerakan pada jasad-jasad, melainkan semuanya mengenal-Mu, menyaksikan-Mu, dan tunduk kagum dalam kekuasaan-Mu.)


فَبِالْقُدْرَةِ الَّتِي سَخَّرْتَ بِهَا أَهْلَ الْأَرْضِ وَالسَّمَاوَاتِ، سَخِّرْ لِجَمْعِيَّتِنَا قُلُوبَ الْمَخْلُوقَاتِ، سَخِّرْ لِنَهْضَةِ الْعُلَمَاءِ قُلُوبَ الْمَخْلُوقَاتِ، سَخِّرْ لَنَا قُلُوبَ الْمَخْلُوقَاتِ، وَاعْطِفْ قُلُوبَ الْعَالَمِينَ بِسِعَةٍ عَلَى قَبُولٍ مِنْ بِسَلَامَاتٍ.


(Maka dengan kekuasaan yang dengannya Engkau menyelaraskan seluruh penghuni bumi dan langit, gerakkanlah dengan penuh simpati hati para makhluk untuk organisasi kami, selaraskanlah hati para makhluk demi Nahdlatul Ulama, lembutkanlah hati para makhluk untuk kami, dan condongkanlah hati semesta alam dengan kelapangan agar menerima kami dengan baik penuh keselamatan.)


إِنَّا نَسْأَلُكَ بِأَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ الْأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ، بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ.
أَنْ تُوَفِّقَنَا وَأَوْلَادَنَا بِالْأَعْمَالِ الصَّالِحَاتِ وَأَنْ تَحْفَظَنَا وَإِيَّاهُمْ مِنَ الْمِحَنِ وَالْفِتَنِ، وَاجْعَلْ لَنَا وَلَهُمْ فَرَجًا وَمَخْرَجًا.
لَا خَيْرَ إِلَّا خَيْرُكَ، وَلَا طَيْرَ إِلَّا طَيْرُكَ، وَلَا إِلَٰهَ غَيْرُكَ.
لَا يَأْتِي بِالْحَسَنَاتِ إِلَّا أَنْتَ، وَلَا يَدْفَعُ السَّيِّئَاتِ إِلَّا أَنْتَ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ.
رَبِّ يَسِّرْ وَلَا تُعَسِّرْ، رَبِّ أَتْمِمْ لَنَا بِالْخَيْرِ، وَلْيَتَلَطَّفْ وَلَا يُشْعِرَنَّ بِكُمْ أَحَدًا.


(Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dengan bersaksi bahwa Engkau adalah Allah, tiada Tuhan selain Engkau, Yang Maha Esa, Tempat bergantung, yang tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, serta tiada seorang pun yang setara dengan-Nya, Pencipta langit dan bumi yang tiada tandingannya. Agar Engkau memberi taufik kepada kami dan anak-anak kami untuk beramal saleh, menjaga kami dan mereka dari segala ujian serta fitnah, serta jadikanlah bagi kami dan mereka kelapangan dan jalan keluar. Tiada kebaikan kecuali kebaikan-Mu, tiada kesialan/ketetapan kecuali ketetapan-Mu, dan tiada Tuhan selain Engkau. Tiada yang mendatangkan kebaikan selain Engkau, tiada yang menolak keburukan selain Engkau, dan tiada daya serta kekuatan melainkan dengan pertolongan-Mu. Ya Tuhanku, mudahkanlah dan jangan Engkau persulit, ya Tuhanku, sempurnakanlah bagi kami dengan kebaikan, dan hendaklah Dia (Allah) melimpahkan kelembutan-Nya dan jangan sampai ada seorang pun yang menyadari (keadaan) kalian.)


رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ، وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ، وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

  
(Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa neraka. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, Nabi yang Ummi, beserta keluarga dan para sahabatnya. Maha Suci Tuhanmu, Tuhan Yang Maha Perkasa dari apa yang mereka sifatkan. Dan keselamatan semoga terlimpahkan kepada para rasul, dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.)