Ketua Umum PBNU Pimpin Shalat Jenazah Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid di Tambakberas
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:30 WIB
Ketua Umum PBNU KH Kikin A Hakim saat memberi sambutan usai memimpin shalat jenazah untuk almarhumah Nyai Machfudhoh Aly Ubaid di Tambakberas. (Foto: Dok TambakberasTV)
Jombang, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Kikin Abdul Hakim Mahfudz bertakziah ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, putri sulung KH Abdul Wahab Chasbullah sekaligus Mustasyar PBNU.
Tokoh NU yang akrab disapa Gus Kikin tersebut tidak hanya bertakziah. Ia juga bertindak sebagai imam shalat jenazah almarhumah di Masjid Jami' Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin (5/10/2026).
Bersama keluarga besar dan para santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Gus Kikin memimpin shalat jenazah Nyai Machfudhoh, salah satu tokoh perempuan Nahdlatul Ulama.
"Wafatnya beliau merupakan suatu kehilangan, beliau dikenal sebagai tokoh yang memperjuangkan NU, aktif di NU sejak masa mudanya," ujar Gus Kikin.
Usai dishalatkan, jenazah Nyai Machfudhoh kemudian dimakamkan di kompleks Maqbarah KH Abdul Wahab Hasbullah. Prosesi pemakaman diiringi keluarga, kerabat, serta ribuan santri dan alumni Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid wafat pada Ahad (4/10/2026) pukul 22.30 WIB di Kalibata, Jakarta, dalam usia 82 tahun. Ia merupakan putri sulung KH Abdul Wahab Chasbullah, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama.
Kiprah di Pesantren dan NU
Nyai Machfudhoh dikenal memiliki kiprah panjang dalam dakwah, pendidikan, dan organisasi NU. Sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al-Lathifiyyah 1 Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, ia membina generasi muda, khususnya melalui pendidikan santri perempuan, sejak 1994.
Sejumlah amanah di lingkungan pesantren, Nahdlatul Ulama, maupun politik pernah diembannya. Ia pernah memimpin Wanita Persatuan Pusat dan menjabat Wakil Ketua Departemen Dakwah DPP PPP.
Di lingkungan NU, Nyai Machfudhoh pernah menjabat Ketua PW Fatayat NU DKI Jakarta. Ia kemudian dipercaya sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU masa khidmah 1979-1989.
Nyai Machfudhoh juga aktif menjadi pengurus PP Muslimat NU, dipercaya menjadi A'wan PBNU masa khidmah 2015-2021 dan kembali mendapat amanah sebagai Mustasyar PBNU masa khidmah 2026-2031.