Lantunan Mahallul Qiyam Antarkan Pelantikan PBNU Masa Khidmah 2026-2031
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:45 WIB
Pembacaan shalawat mahallul qiyam pada pelantikan pengurus PBNU masa khidmah 2026-2031 di Pondok Pesantren Al-Hamid, Jakarta, Sabtu (24/10/2026). (Foto: NU Online/Risky)
Jakarta, NU Online
Lantunan Shalawat Mahallul Qiyam membuka rangkaian pelantikan Pengurus Besar Nahdlatul (PBNU) Masa Khidmah 2026-2031 di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (24/10/2026).
Pembacaan kalam madah dan sanjungan kepada Nabi Muhammad itu dipimpin oleh A'wan PBNU Habib Achmad Edrus Al-Habsyi didampingi putranya, Habib Abdullah.
Tanpa alunan musik para hadirin yang terdiri dari pengurus dan kader NU serta masyarakat umum mengikuti lantunan shalawat dengan khidmat. Sebelumnya, berbagai macam lantunan shalawat yang dibaca Santri Al-Hamid dengan rebana juga menyambut datangnya para tamu undangan.
Baca Juga
Membaca Shalawat untuk Nabi
Agenda kemudian dilanjutkan dengan rangkaian Prosesi Pelantikan PBNU Masa Khidmah 2026-2031. Prosesi dimulai dengan pembacaan al-Quran surah al-Maidah ayat 1-2 oleh Fadlan Zainuddin. Dijelaskan, di dalam NU ayat tersebut berisi tentang anjuran kuat untuk menepati janji setelah ikrar.
Sebelumnya, Rais Aam PBNU berharap di abad kedua ini NU harus mampu menunjukkan diri sebagai representasi daripada Islam yang menitikberatkan pada pemuliaan martabat manusia. Ia menilai, hal ini termasuk bagian dari sunnatullah yang mesti diupayakan.
"Jadi, memang sunnatullah. Bahkan sunnatullah yang tertua, yaitu pemuliaan terhadap manusia sampai diutusnya para rasul, terutama Nabi Besar Muhammad saw. Itu bagaimana pemuliaan Islam terhadap manusia," tuturnya, Jumat (23/10/2026).
Adapun tamu undangan yang hadir antara lain Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamid, KH Luqman Hakim Hamid, Walikota Jakarta Timur, Munjirin dan Jajaran Forkopimda, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhur Alynudin dan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Sutikno.
Untuk diketahui, susunan lengkap pengurus PBNU masa khidmah 2026–2031 tercantum dalam SK PBNU Nomor 2/PB.01/A.II.01.01/99/09/2026. Struktur tersebut terdiri atas Mustasyar, Pengurus Harian Syuriyah, A'wan, serta Pengurus Harian Tanfidziyah.