Nasional

PBNU Terima Kunjungan GP Ansor, Bahas Sinergi Menjawab Kebutuhan Umat

Jumat, 6 November 2026 | 17:00 WIB

PBNU Terima Kunjungan GP Ansor, Bahas Sinergi Menjawab Kebutuhan Umat

Ketua Umum PBNU Gus Kikin menerima kunjungan Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin (Foto: TVNU)

Jakarta, NU Online

 

Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) menerima kunjungan silaturahmi Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharudin beserta jajaran di Gedung PBNU Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (6/11/2026). Ia didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU H Gudfan Arief.

 

Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi PBNU dan badan otonom (banom), respons terhadap bencana alam, pembinaan generasi muda, serta agenda strategis umat.

 

Addin menjelaskan kunjungan tersebut merupakan bentuk kesiapan Ansor bersinergi dengan kepengurusan PBNU yang baru. Ia menyebut Ansor datang sebagai bagian dari keluarga besar NU yang ingin menyatukan langkah dalam kebijakan-kebijakan besar PBNU ke depan.

 

"Silaturahmi bersama kami sebagai anak datang kepada orang tua pasca-muktamar," ujar Addin usai pertemuan.

 

Ia menambahkan, kondisi saat ini menuntut banyak hal untuk dikerjakan bersama. Salah satunya adalah menyentuh jamaah di tingkat akar rumput, termasuk merespons berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah.

 

"Situasi begini, saya kira memang banyak hal yang harus dilakukan, baik itu terkait soal menyentuh jamaah-jamaah di bawah, misalnya terkait soal bencana alam yang di mana-mana ini juga direspons," katanya.

 

Addin juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap generasi muda. Menurutnya, pertumbuhan Gen Z perlu direspons secara serius karena mereka adalah calon kader NU di masa depan.

 

"Kemudian yang kedua, terkait soal tumbuh berkembangnya generasi muda atau Gen Z ini juga harus direspons bagian dari kader-kader NU masa depan," ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa persatuan menjadi kata kunci. Seluruh warga NU, banom, dan struktur NU harus bersatu untuk menjawab kebutuhan umat, terutama di bidang ekonomi dan pengembangan usaha.

 

"Semua warga NU, banom, kemudian struktural NU harus bersatu dalam rangka menjawab kebutuhan umat di bawah, juga soal ekonomi maupun soal pengembangan pemberdayaan usaha," tegasnya.

 

Addin menyatakan pertemuan berfokus pada agenda strategis, termasuk paparan kegiatan Ansor yang saat ini berkeliling daerah untuk aksi kemanusiaan.

 

"Kalau secara spesifik soal politik sih enggak. Tapi lebih kepada agenda-agenda strategis saja. Jadi, kita ungkapkan apa yang sudah Ansor lakukan, di antaranya kita lagi keliling untuk aksi kemanusiaan," katanya.

 

Addin menyebut pola sinergi antara PBNU dan banom baru akan terlihat setelah agenda organisasi berikutnya digelar.

 

"Karena ini juga baru PBNU. Mungkin nanti setelah Rakernas, kemudian Konbes, baru kemudian polanya akan kelihatan," ungkapnya.

 

Ia menegaskan harapan agar agenda-agenda strategis umat dapat dijalankan bersama. Menurutnya, NU memiliki kekuatan besar untuk menggerakkan seluruh elemen organisasi demi kemaslahatan umat dan bangsa.

 

"NU dengan kekuatan besarnya bisa menggerakkan seluruh elemen, seluruh banom untuk menjawab apa yang menjadi kebutuhan-kebutuhan umat dan bangsa," pungkasnya.