Nasional

Terima Kunjungan PP Fatayat NU, Gus Kikin: Perkuat Persatuan dan Kecintaan pada Organisasi

Jumat, 6 November 2026 | 21:00 WIB

Terima Kunjungan PP Fatayat NU, Gus Kikin: Perkuat Persatuan dan Kecintaan pada Organisasi

Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) saat menerima Jajaran Pengurus PP Fatayat NU di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164 Jakarta, Jumat (6/11/2026). (Foto: NU Online/Fathur)

Jakarta, NU Online

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima kunjungan jajaran Pimpinan Pusat (PP) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) yang dipimpin Penjabat (Pj) Ketua Umum Dewi Winarti beserta jajaran. Pertemuan tersebut membahas perkembangan program Fatayat NU sekaligus penguatan sinergi organisasi dengan PBNU.


Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) berpesan agar Fatayat NU terus memperkuat persatuan, membangun organisasi dengan cinta, dan menyatukan hati seluruh kader.


Dewi Winarti menjelaskan, kunjungan itu juga dimanfaatkan untuk menyampaikan perkembangan aktivitas dan program PP Fatayat NU sejak 2022 hingga saat ini. Ia berharap berbagai program yang telah dijalankan dapat bersinergi dengan agenda dan amanah besar PBNU.


"Kami menyampaikan perkembangan aktivitas progres yang dilakukan oleh Fatayat NU, mulai dari periode 2022 sampai dengan saat ini. Tentu harapan kami, program-program yang sudah dijalankan oleh Fatayat akan bisa bersinergi dengan dan memperkuat apa yang menjadi amanah kami, dan apa yang menjadi harapan besar dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama," ujarnya usai pertemuan.


Menurut Dewi pesan Gus Kikin mengenai persatuan dan kecintaan dalam berorganisasi sejalan dengan nilai-nilai dasar yang diwariskan pendiri NU, Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari. 


Ia menilai, membangun organisasi tidak cukup hanya dengan menyatukan gerak secara fisik, tetapi juga perlu menyatukan visi, tujuan, dan hati seluruh pengurus serta kader.


"Jadi, tadi beliau juga berpesan, perkuat bagaimana persatuan, berorganisasi dengan cinta, dan menyatukan hati," tuturnya.


Selain membahas sinergi organisasi, Dewi menyampaikan sejumlah agenda PP Fatayat NU dalam waktu dekat. Salah satunya ziarah wali yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Santri, setelah sebelumnya PP Fatayat NU meresmikan kantor pusatnya.


PP Fatayat NU juga berencana menyelenggarakan Training of Trainers (TOT) Garda Fatayat NU (Garfa) pada Desember mendatang. Kegiatan tersebut ditujukan bagi kader Fatayat NU tingkat provinsi untuk mencetak instruktur yang akan memperkuat pelaksanaan pendidikan dan pelatihan Garfa di daerah.


Ia menjelaskan, Fatayat NU sebelumnya telah menyelenggarakan Diklat Tingkat Dasar (DTD) dan Diklat Tingkat Lanjut (DTL). Melalui TOT, organisasi berharap ketersediaan instruktur di daerah semakin meningkat sehingga pelaksanaan pendidikan dan pelatihan Garfa dapat berlangsung lebih luas dan masif.


"Kami ingin mencetak instruktur. Jadi, kami sudah melaksanakan DTD dan DTL. Nah, sekarang ini kami akan melakukan TOT karena kebutuhan instruktur di daerah-daerah agar percepatan Garfa untuk DTD dan DTL bisa terselenggara dengan masif dan baik," jelasnya.


Dalam kunjungan tersebut, Dewi hadir bersama jajaran pengurus harian PP Fatayat NU dan para ketua lembaga. Fatayat NU memiliki tujuh bidang dan tujuh lembaga yang berperan sebagai unit teknis pelayanan organisasi.


Rombongan PP Fatayat NU diterima Gus Kikin bersama Sekretaris Jenderal PBNU H Gudfan Arief, Wakil Ketua Umum Prof Ganefri, dan sejumlah pengurus PBNU lainnya.


Dewi mengajak seluruh kader Fatayat NU di Indonesia untuk menjadikan pesan Gus Kikin sebagai pedoman dalam menjalankan organisasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.


"Mari kita berjamiyah berorganisasi dengan penuh rasa cinta dan menyatukan hati kita untuk memberikan layanan terbaik dan memberikan yang terbaik untuk Nahdlatul Ulama dan masyarakat tentunya," pungkasnya.