PBNU Ungkapkan Duka Mendalam atas Wafatnya Tokoh Sepuh NU TGH. Turmudzi Badaruddin
Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:46 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz mengungkapkan duka yang sangat mendalam atas wafatnya TGH. L. M. Turmudzi Badaruddin, Mustasyar PBNU, Rais Syuriyah PWNU Nusa Tenggara Barat (NTB), sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu, Lombok Tengah, pada Kamis, 15 Oktober 2026 dalam usia 90 tahun.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un….atas nama pribadi dan keluarga besar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya TGH. L. M. Turmudzi Badaruddin” ungkapnya di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Menurut kiai yang akrab disapa Gus Kikin, semasa hidupnya, almarhum merupakan sosok ulama kharismatik yang mendedikasikan hidupnya untuk perjuangan dakwah Islam, pendidikan pesantren, serta pengabdian kepada Nahdlatul Ulama dan umat.
Gus Kikin menambahkan, melalui peran dan kiprahnya dalam membimbing jam’iyah, mendidik para santri, serta membina masyarakat, almarhum turut menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, khususnya di Nusa Tenggara Barat.
Sebagai Mustasyar PBNU dan Rais Syuriyah PWNU NTB, lanjut Gus Kikin, almarhum merupakan bagian penting dari keluarga besar Nahdlatul Ulama yang terus berkhidmah dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan tradisi pesantren. Pengabdian serta keteladanan beliau menjadi warisan berharga bagi generasi penerus Nahdlatul Ulama.
Menurut Gus Kikin, kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi Nahdlatul Ulama dan umat Islam. Semoga segala ilmu, amal jariyah, serta pengabdian yang telah beliau berikan menjadi penerang dan pemberat timbangan kebaikan di sisi Allah SWT.
Kami, sambung Gus Kikin, berdoa semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadah dan pengabdiannya, melapangkan kuburnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya.
“Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT menganugerahkan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini…Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. Amin ya Rabbal ‘alamin…” tutupnya.