Warta

Daerah Diminta Aktif Ajukan Permintaan ke Depag

Senin, 16 Maret 2009 | 10:48 WIB

Jakarta, NU Online
Departemen Agama (Depag) melalui Ditjen Pendidikan Islam sejak tahun 2009 ini menargetkan pembangunan satu Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) di setiap daerah provinsi. Pihak Depag meminta daerah-daerah aktif mengajukan program MBI itu karena daerah yang datang lebih dulu akan segera direspon.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Depag Muhammad Ali mengemukakan, upaya untuk meningkatkan mutu, kualitas lembaga pendidikan Islam ini<> sebagai bagian utama dari program yang dilakukan oleh Depag dalam menyeimbangkan mutu pendidikan Islam.

"Namun hanya satu Madrasah Bertaraf Internasional di setiap daerah provinsi yang akan dibangun," kata Muhammad Ali di Jambi beberapa waktu lalu seperti dilansir situs berita resmi Depag.

Dirjen Muhammad Ali lebih jauh mengemukakan, dalam proses pengajuan mendapatkan jatah Madrasah Bertaraf Internasional tersebut yang harus datang ke Departemen Agama dalam hal ini Direktorat Pendidikan Islam ialah Bupati dan Ketua DPRD-nya.

Dalam pembentukan madrasah bertaraf internasional ini keterlibatan pemerintah pusat (Departemen Agama), pemerintah daerah dan masyarakat setempat (pengelola madrasah) sangat menentukan.

Dalam program ini Depag, katanya mempunyai dua skema. Pertama, madrasah bertaraf internasional itu dibangun dari awal melalui kerja sama antara Depag dan Pemerintah Daerah. Hak dan kewajiban akan diatur bersama. Kedua, pembangunan madrasah bertaraf internasional tersebut merupakan peningkatan dari madrasah yang ada dan dianggap layak.

Beralasan sekali bagi pemerintah menawarkan kesempatan untuk setiap provinsi mengajukan sebuah madrasah bertaraf internasional adalah satu kabupatennya karena anggaran yang dimiliki lembaga pendidikan Islam di Depag cukup besar. Pada APBN tahun 2009 ini dari Rp 26 triliun lebih yang ada di Departemen Agama, sebanyak Rp 23 triliun diperentukan bagi program program Dijen Pendidikan Islam.

Langkah awal salah satu Ditjen yang ada di Departemen Agama ini ialah meresmikan 175 madrasah dari 430 buah madrasah yang direncanakan tahun 2009 dinegerikan. Peresmian serentak itu dilakukan di Madrasah Aliah Cendikian Jambi yang tadinya bertatus swasta menjadi berstatus negeri bersama 175 madrasdah lainnya di Indonesia. (nam)


Terkait