Warta

Gus Dur: Ada Pihak-pihak yang Ingin Memecah Islam

Selasa, 17 Maret 2009 | 07:56 WIB

Jakarta, NU Online
Pengasuh Pesantren Ciganjur KH Abdurrahman Wahid menyatakan adanya pihak-pihak tertentu yang tidak ingin melihat Islam menjadi kekuatan besar. karenanya, mereka berusaha memecah umat Islam ke dalam kelompok-kelompok kecil yang saling berseberangan.

Demikian dinyatakan oleh Mantan Presiden Republik Indonesia yang biasa disapa Gus Dur ini dalam Orasi Kebudayaan-nya di Perpustakaan Nasional, Jl. Salemba Raya Jakarta Pusat, Selasa (17/3). Menurut Gus Dur, pihak tertentu ini juga berusaha menjauhkan Islam dari negara dan umatnya.<>

"Banyak orang merasa khawatir jika Islam bersatu dan menggalang kekuatan dengan kekuatan-kekuatan besar dunia lainnya secara sederajat. Karenanya, mereka berusaha menonjolkan perbedaan-perbedaan kecil di antara umat Islam untuk saling dibenturkan," terang Gus Dur.

Lebih lanjut Gus Dur menjelaskan, dunia Islam yang mandiri merupakan ancaman bagi kekuatan dunia adi daya saat ini. Jika saja Islam dapat bekerja sama dengan negara-negara besar di belahan dunia Timur, maka Barat adalah pihak yang akan dibuat kelabakan.

"Persatuan di antara umat Islam sendiri saat ini saja sudah sulit dilakukan, belum lagi jika ditambah dengan adanya usaha adu domba dari pihak lain. Tentu perjuangan untuk mewujudkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam akan menjadi semakin berat," paparnya.

Karenanya, Gus Dur  Umat Islam dapat berdiri sendiri secara mandiri dan menjaga diri untuk tidak saling memojokkan agar cita-cita Izzul Islam Walmuslimin (kejayaan Islam dan masyarakatnya) dapat segera diraih.

"Umat Islam harus dapat berdamai dengan sesamanya, termasuk dengan negara di mana mereka tinggal. Jika umat Islam hanya bisa menjadi kekuatan oposisi maka kapankah mereka dapat berhadapan dengan dunia luar?," ungkap Gus Dur dalam nada bertanya.

Selanjutnya, Gus Dur juga berharap agar negara tidak selalu berprasangka buruk terhadap setiap gerakan keagamaan yang muncul dari masyarakatnya sendiri. Negara harus dapat memfasilitasi rakyatnya untuk menunjukkan jatidirinya. Sehingga sinergi antara negara dan masyarakat dapat segera tercapai. (min)


Terkait