Warta

Imam Masjidil Haram: Bencana Bukan Hukuman

Sabtu, 23 Januari 2010 | 07:43 WIB

Makkah, NU Online
Imam dan khatib Masjidil Haram, Saleh bin Humaid, mengingatkan umat Islam untuk tidak gampang menghakimi atau menuduh orang lain terkait fenomena bencana alam. Menurutnya, bukan akhlak Rasulullah SAW melakukan perbuatan itu, karena Nabi Muhammad SAW sepanjang hidupnya tak pernah berprasangka.

"Nabi masyarakat adalah salah satu masyarakat yang paling saleh yang pernah dikenal dalam sejarah Islam. Apakah dia pernah menuduh teman-temannya menjadi jahat dan berdosa setelah bencana datang?" kata bin Humaid Bin saat memberikan Khotbah Jum'at (22/1).<>

Menurut bin Humaid wabah dan bencana juga terjadi pada masa pemerintahan khalifah dan sahabat Nabi. Bencana juga terjadi pada kaum Muhajirin saat mereka berhijrah, kaum Anshar, juga para pejuang Islam. Bencana, katanya, bukan hukuman Allah, melainkan cobaan.

"Orang-orang kuat dalam keyakinan mereka akan semakin dekat dengan Allah Yang Mahakuasa. Ia berbalik takut mereka menjadi keamanan, kemiskinan menjadi kekayaan dan perpecahan ke dalam kesatuan," tambahnya seperti dikutip situs arabnews.com.

Para ulama terdahulu, katanya, juga menganggap bencana ini bukan sebagai hukuman, tetapi sebagai ujian dari Allah Yang Mahakuasa agar mereka tunduk kepada kehendak-Nya.

"Dia menjadi peringatan bagi orang-orang untuk memperbaiki cara hidupnya," katanya. Menghakimi atau menuduh, katanya, justru menunjukkan bahwa dia berkeberatan dengan takdir Allah dan kebijaksanaan-Nya. (min)


Terkait