Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan prioritas pemerintah ke depan, khususnya Departemen Agama adalah menciptakan dan memelihara kerukunan antarumat beragama.
Menurut Menag, di Jakarta, Jumat (30/10), upaya yang akan terus dilaksanakan untuk menciptakan kerukunan ini adalah dengan mengefektifkan forum dialog antarumat beragama.<>
"Langkah yang menurut kami efektif dengan dialog, karena perseteruan perbedaan pandangan harus diselesaikan dengan dialog kalaupun belum mendapat hasil memuaskan itu masih dalam proses," katanya, disela-sela Temu Nasional (National Summit) 2009.
Menag menjelaskan, forum kerukunan umat beragama telah berdiri di setiap provinsi dan kabupaten/kota. Forum ini diharapkan menjadi wadah yang mempermudah tokoh agama untuk membahas masalah-masalah yang sensitif.
Beberapa tahun terakhir, munculnya sejumlah aliran baru di Indonesia memicu kegelisahan di masyarakat bahkan memicu reaksi sejumlah pihak yang berujung pada tindakan kekerasan.
"Siapa pun yang berbeda pendapat harus mau berdialog, duduk bersama untuk memahami persoalan apa yang sesungguhnya," katanya.
Sementara itu, pada hari kedua Temu Nasional 2009 ini dilaksanakan dua sidang yakni bidang kesejahteraan rakyat dan politik, hukum, dan keamanan. Sidang komisi bidang kesejahteraan rakyat meliputi sidang komisi untuk pengentasan kemiskinan, penciptaan kesempatan kerja, perluasan pelayanan kesehatan, reformasi pendidikan, mitigasi perubahan iklim, agama dan pembangunan.
Khusus komisi IV mengenai agama dan pembangunan akan dibahas sejumlah isu pokok yaitu peningkatan wawasan keagamaan yang dinamis untuk pembangunan nasional, agama dan pembentukan karakter dan peradaban bangsa, serta kerukunan umat beragama dalam membangun kerukunan nasional.
"Kita hanya memberi isu pokok dalam arti garis besar dalam National Summit. Dari sisi agama, pemerintah ingin masukan masyarakat untuk mengatasi konflik umat beragama dan munculnya aliran lain," katanya. (ant/mad)