Ketika Ketum PP GP Ansor Tantang Mantan Pebulu Tangkis Dunia
Ahad, 12 Februari 2012 | 23:33 WIB
Kudus, NU Online
Kejuaraan antar klub bulu tangkis Ansor Cup yang dilaksanakan mulai Selasa (7/2) – Jum’at (10/2) di GOR Djarum Kaliputu Kudus berlangsung sangat meriah. Pasalnya, selain diikuti 30 klub ternama di Kudus juga mempertandingkan partai eksibisi pemain bulu tangkis dunia seperti Haryanto Arbi dan Edi Hartono
Pada partai final yang digelar Jum’at (10/2), Ketua umum PP GP Ansor Nusron Wahid menantang dua pasangan mantan pemain dunia yakni Edi Hartono – Efendi dan Heryanto – Haryanto Arbi.
<>
Pada pertandingan, Nusron yang berpasangan dengan salah satu pelatih Djarum Rusmanto Maun, mampu mengimbangi permainan pasangan Edi Hartono dan Efendi. Meski sempat mengimbangi permainan lawan, namun Nusron – Maun kalah rubber set.
Saat melawan pasangan Heryanto – Haryanto Arbi, Nusron – Maun tidak berkutik kalah mudah dengan 2 set langsung.
Meski, mantan-mantan pebulutangkis andalan Indonesia ini sudah tak muda lagi, namun kualitas pukulan dan pola permainan yang ciamik masih bisa dinikmati dan sering menghibur penonton. Apalagi pukulan tipuan Edy dan smash 100 watt ala Haryanto Arbie membikin kagum ratusan penonton.
Permainan Nusron Wahid sangat menghibur penonton. Bukan hanya kepandaiannya memainkan raket, namun selingan candanya yang membikin penonton tertawa.
Saat mensmash misalnya, Nusron selalu nyeletuk,”mati kuwe, mati kuwe,”. Penonton pun tertawa seraya tepuk tangan. Tapi sayang, saat pertandingan melawan Haryanto arbi-heryanto, pria asal kudus ini kelihatan kelelahan dan kalah 2 set.
Sementara itu, Kejuaraan Ansor Cup pertama ini sebagai pemenang pertama PB. Raja, juara kedua PB. Karyawan Djarum Kudus . Sedangkan juara 3 dan 4 adalah PB Ravisa dan PB DBC.
Juara 1 mendapat piala dan uang pembinaan Rp 7 juta serta sepasang raket, juara meraih piala , uang 5 juta dan Sepatu. Sementara juara 3 mendapatkan piala, sepatu dan uang 3 juta, sedangkan juara 4, piala, sepatu dan uang 2 juta.
Ketua PC GP Ansor Kudus Abdul Ghofar mengatakan kejuaraan Ansor Cup akan dijadikan agenda rutin satu tahun sekali.
“Semoga saja melalui kejuaraan ini mampu meningkatkan prestasi-prestasi klub bulu tangkis di kudus. Selain itu juga terjalin ikatan silaturrahim,” harapnya.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Abdurrochim, Qomarul Adib)