Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) tidak saja menggarap infrastruktur seperti jalan, selokan dan jembatan. Tapi juga menggarap bangunan sarana pendidikan agama berupa madrasah diniyah (madin).
Pasalnya Pembangunan madrasah sebagai sarana pembinaan akhlakul karimah, sangat diperlukan untuk keseimbangan antara pembangunan fisik dan mental.<>
“Kami juga mengutamakan sarana pembinaan akhlak dengan membangun madin,” ujar Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) PNPM Mandiri Desa Gegerkunci Kecamatan Songgom, Brebes, Ustadz Muhammad di sela peresmian Madrasah Diniyah Uswatun Khasanah desa setempat Selasa sore (14/12).
Menurut Muhammad, pembangunan madin uswatun khasanah menelan dana Rp 212.332.000,-‘. Dana tersebut berasal dari PNPM Rp. 198.747.000,- dan sumbangan swadaya masyarakat sebesar Rp. 13.585.000,- “Sumbangan swadaya masyarakat menempati rangking terbesar pertama se Kecamatan Songgom,” ujarnya.
Dengan dana seminim itu, lanjutnya, bisa diselesaikan pembangunan 3 lokal ruang kelas dan 1 ruang kantor madin dan kamar kecil. “Karena kekurangan ruang kelas, terpaksa anak-anak kelas IV belajar di Masjid yang kebetulan berada di depan Madin,” ujarnya.
Kepala Madin Uswatun Khasanah Ustadz M. Warso mengaku gembira dan berterima kasih atas kerja keras PNPM dan warga masyarakat yang telah membangunkan Madin. Sehingga 137 santri didikannya tidak lagi khawatir gedungnya ambruk. “Madin memang sudah lama ada, tapi kondisi bangunannya sangat tidak layak sehingga perlu dibangun lagi,” ungkapnya.
Peresmian pembangunan gedung baru Madin Uswatun Khasanah dilakukan oleh Wakil Bupati Brebes H Agung Widiyantoro SH Msi dengan ditandai pengguntingan untaian melati dan penandatangan prasasti.
Dalam sambutan peresmian, Agung meminta kepada warga masyarakat untuk lebih memperhatikan anak-anaknya terutama dalam pendidikan agama. Sebab pendidikan agama bisa dijadikan pondasi mental untuk menapaki kehidupan dunia akherat. Untuk itu, perlu ditanamkan sejak dini, antara lain lewat pendidikan di madrasah diniyah. “Pendidikan agama bisa dijadikan sebagai pondasi terkuat, maka marilah kita tanamkan sejak dini,” ajak Wabup.
Pengawas program PNPM Kec Songgom Agus Zamroni menilai, pembangunan madin uswatun khasanah sudah sesuai dengan rencana program. Tingginya angka partisipasi masyarakat dalam menyokong dana, menandakan keseriusan warga untuk membangun madrasah.
Di Kecamatan Songgom, kata Agus, selain Madin Uswatun Khasanah, ada dua lagi Madin yang dibangun PNPM. Yakni Madin Miftahul Ulum Wanatawang dan Madin Songgom Lor. “Masyarakat Songgom sangat agamis, jadi pembangunan madrasah menjadi perioritas dalam progam PNPM,” imbuhnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kab Brebes DR H Muntoha Nasukha, Kepala Dinas Kesehatan dr Laode Budiyono, Kepala Dinas PU Ir Slamet Riyadi, Kepala bagian humas dan protokoler Setda Brebes Drs Atmo Tan Sidik dan undangan lainnya. (was)