Semarang, NU Online
Ulama adalah pelayan umat (khodimul ummah). Karena selalu menjadi tumpuan masyarakat dalam suka maupun duka, serta tempat meminta pertolongan hampir dalam segala hal, ulama menjadi figur sentral yang tidak bisa menolak aneka permintaan umatnya. Saking lubernya pelayanan ulama, sampai orang non muslim pun bisa dan biasa sowan kepada kiai untuk meminta doa atau solusi lainnya.
Rois Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang KH Shodiq Hamzah menyatakan, Nahdlatul Ulama sebagai organisasinya para ulama harus terus diopeni. Jangan sampai ditinggalkan atau dibiarkan lemah.
<>
“Umat atau masyarakat kita butuh bimbingan. Butuh peran para kiai. Maka mari kita perkuat barisan NU. Jangan sekedar sebagai kumpulan, jama’ah tetapi sebagai organisasi, jam’iyyah,” tuturnya dalam forum Silaturahmi PCNU dengan MWC NU kecamatan Genuk Kota Semarang yang dikemas dalam Lailatul Ijtima, baru-baru ini.
Acara diadakan di hamparan pondasi calon Gedung MWC NU Genuk, dengan gelaran tikar yang dinaungi terpal di tenda darurat. Dihadiri jajaran pengurus MWC NU Genuk, pimpinan badan otonom, serta perwakilan pengurus ranting-ranting se-kecamatan Genuk.
Kiai Shodiq meminta segenap jajaran MWC NU Genuk dan banomnya untuk terus ngopeni organisasi dan umat. Dan warga NU dia ajak untuk terus menjalankan amaliyah dan dakwah Islam sesuai tuntunan para kiai.
Pengasuh pesantren Ash-Shiddiqiyah Gayamsari Semarang ini menegaskan, tidak boleh lagi ada rasa malas untuk melakukan amaliyah NU dan melayani umat.
“Mari kita terus solidkan organisasi NU. Kebaikan harus diorganisir, agar tidak dikalahkan oleh kejahatan. Para kiai harus lebih intens ngopeni umat, pengurus NU harus serius menjalankan kegiatan,” pesannya.
Anggota A’wan PCNU Kota Semarang KH Baidlowi dalam forum tersebut menambahkan, pengurus MWC NU Genuk perlu segera menghidupkan pengurus ranting NU yang belum terbentuk, dan dia meminta masukan serta saran dari para hadirin untuk dibawa dalam rapat kerja PCNU yang akan diadakan bulan Maret mendatang.
Sesi tanya jawab yang berisi sumbang saran yang dipimpin sekretaris PCNU Merry Suwito didampingi wakil ketua Afdlori dan wakil sekretaris M Nur Siroj benar-benar dimanfaatkan hadirin untuk berbicara. Seluruh perwakilan pengurus ranting NU menyampaikan usulan dan masukan untuk bahan rakercab.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Ichwan