Warta

Yosef Ketua PC PMII Padang, Hariyus Sofiani Ketua Kopri PMII

Ahad, 4 Maret 2012 | 04:42 WIB

Padang, NU Online
Konferensi Cabang VI Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Padang berhasil memilih Yosef Firman Susilo menjadi Ketua PC PMII Kota Padang setahun ke depan. Yosef meraih 18 suara mengalahkan saingannya Etri Mulka yang hanya meraih 7 suara, Sori Muda Pulungan 3 suara. Sedangkan pemilihan  Kopri PMII, dimenangkan Hariyus Sofiani yang meraih 6 suara  mengalahkan saingannya Irma Kristinadya  Clara 4 suara dan Silvi 2 suara.

Pemilihan Ketua PC PMII Kota dalam Konfercab tersebut berlangsung Ahad (4/3/2012) pagi di aula PWNU Sumbar Jalan Ciliwung Padang. Konfercab dibuka Ketua Umum PB PMII diwakili Lembaga BURT Ulil Amri,  Sabtu (3/3/2012).

Pembukaan Konfercab dihadiri Ketua Muslimat NU Sumbar Hj. Tina Hatta, Mabincab PMII Kota Padang Armaidi Tanjung, Ketua PMII Kota Pariaman Idris, Ketua PMII Kota Padang Habibullah dan senior PMII Kota Padang.

Usai pemilihan, Yosef mengatakan, akan melanjutkan program PMII Kota Padang sebelumnya. Selain itu, akan memperluas jaringan dan pengembangan kader ke berbagai kampus di Kota Padang yang sebelum ini tersentuh. “Ini penting bagi PMII yang sudah kembali bangkit sejak tahun 2006 lalu,” kata Yosef.

Menurut Yosef, PMII yang berpahamkan moderat, toleran dan seimbang dalam pergerakannya, amat cocok membentengi mahasiswa dari gerakan radikal yang belakangan ini sudah menjarah kampus-kampus. Bagi PMII, NKRI sudah final dan selalu berada di garda depan untuk mempertahankannya.

“Untuk itu, kita berharap mahasiswa di Kota Padang  makin banyak bergabung dengan PMII sebagai wadah mahasiswa berproses,” tambahnya.

Sementara Ketua Kopri PMII Hariyus Sofiani menyebutkan, untuk kelengkapan pengurus, tim formatur yang terdiri dari dirinya ditambah Irma Kristinadya  Clara  dan Silvi  secepatnya menyusun kepengurusan lengkap. Sebagai langkah awal, kita akan fokus pembinaan kader PMII perempuan.

“Melalui Kopri ini kader PMII yang perempuan bisa lebih fokus terhadap masalah-masalah perempuan ke depan. Kopri sebagai wadah berproses kader perempuan PMII, diharapkan mampu melahirkan kader-kader perempuan PMII yang handal ke depan,” tambah Hariyus menambahkna. 



Redaktur    : Mukafi Niam
Kontributor: Bagindo Armaidi Tanjung


Terkait