1.500 Pramuka Santri Ikuti Kemah Pandu Ma’arif NU di Purwakarta
NU Online · Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:30 WIB
Purwakarta, NU Online
Sebanyak 1.500 peserta Satuan Komunitas (Sako) Pandu Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Barat mengikuti Kemah Pramuka Santri Terpadu di Pondok Pesantren Al Muhajirin 2, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis hingga Sabtu, 15–17 Okober 2026.
Kegiatan bertema Dari Santri untuk Negeri tersebut dibuka Ketua Majelis Pembimbing Nasional (Mabinas) Pandu Ma’arif NU, Prof H M Ali Ramdhani, Kamis (15/10/2026).
Dalam sambutannya sebagai inspektur upacara, Ali Ramdhani menekankan pentingnya kemandirian dan karakter kepemimpinan bagi anggota Pramuka Santri Pandu Ma’arif NU.
"Karakter tersebut harus berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), seperti moderat, i’tidal, toleran, tawazun, serta amar ma’ruf nahi mungkar," kata Ramdhani sebagaimana dalam rilis yang diterima NU Online.
Upacara pembukaan diawali dengan doa yang dipimpin Ketua Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat, Prof KH Abun Bunyamin.
Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Pandu Ma’arif NU Jawa Barat, Nyai Hajjah Ifah Faizah Rahmah, mengatakan bahwa kemah tersebut diikuti sekitar 1.500 anggota tingkat penggalang. Kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki karakter Aswaja An-Nahdliyah.
“Melalui kemah ini, Adik-adik Pramuka Pandu Ma’arif NU diharapkan memiliki karakter Aswaja An-Nahdliyah sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Purwakarta Saeful Bahri Binjen yang dikenal dengan sapaan Om Jen, mengapresiasi para peserta yang mampu mendemonstrasikan Panca Waluya, yakni lima karakter mulia dalam budaya Sunda: cager (sehat), bager (baik), bener (benar), pinter (pandai), dan singer (terampil).
"Nilai-nilai Panca Waluya harus menjadi bagian dari karakter peserta untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," kata dia.
Menurutnya dengan penerapan niai-nilai tersebut para santri diharapkan mampu menjadi pelopor sekaligus berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad, perwakilan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Sidik Sisdiyanto, dan Sekretaris Jenderal Sako Pandu Ma’arif NU Nasional Soleh Abwa.
Hadir pula Pinsako Pandu Ma’arif NU Ashim Baha, Maghi Faishol, Kapinsako Pandu Ma’arif NU Jawa Barat Fitria Nurrosyidah, serta Syahrul dari Kwarda Jawa Barat yang membidangi Saka, Sako, dan Gugus Darma. Selain itu hadir juga Ketua Kwarcab Purwakarta Sadiyah dan jajaran pengurus Pandu Ma’arif NU Jawa Barat.
Terpopuler
1
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
2
Gus Ipul: Jangan Campuradukkan Muktamar NU dengan Persoalan Lain
3
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
4
Berikut Daftar Wakil Rais Aam PBNU Periode 2026-2031 Beserta Bidangnya
5
Khutbah Jumat: Jangan Putus Asa Mencari Rezeki Halal Saat Ekonomi Sulit
6
Khutbah Jumat: Hak atas Udara Bersih untuk Menjaga Kesehatan Pernapasan
Terkini
Lihat Semua