Pamekasan, NU Online
Sebanyak 104 remaja masjid (Remas) Al-Muhtadin, Sokalelah, Kadur, Pamekasan dibentuk, Jumat (2/3) malam. Pembentukan tersebut digagas oleh aktivis Ansor Kadur Husnan Jauhari sekaligus ditempatkan di kediamannya.
Menurut Husnan, latar belakang dibentuknya Remas Al-Muhtadin ialah agar para remaja desa yang masih perlu bimbingan keagamaan bisa dinaungi oleh NU.
<>
“Proses pembentukan ini sekitar 1,5 bulan. Saya bersama teman-teman Ansor bersilaturrahmi ke rumah-rumah masyarakat untuk membicarakan rencana membuat wadah organisasi bagi para remaja. Dan alhamdulillah, masyarakat menanggapi dengan baik,” tutur Husnan kepada NU Online yang dihubungi Sabtu (3/3) pagi.
Tidak hanya itu, lanjutnya, pendekatan kepada masyarakat tersebut dinilai kurang utuh tanpa sowan kepada para tokoh NU yang ada di Pamekasan.
“Saya juga konsultasi dengan para tokoh NU. Dan mereka banyak memberikan masukan terkait bagaimana membina sekaligus menggerakkan Remas,” kata Husnan.
Sebagai rencana jangka panjang, nantinya Husnan akan menyeleksi siapa saja yang serius berorganisasi di Remas Al-Muhtadin.
“Mereka yang serius, pasti saya masukkan di kepengurusan Ansor di kecamatan ini,” tegasnya.
Dari pembentukan yang dihadiri pengurus ranting NU Sukalelah tersebut, Husnan berharap agar para remaja di desanya mampu menjaga dan mengembangkan masjid demi kemajuan Islam.
Husnan juga mengagendakan agar dalam penyusunan program kerja Remas Al-Muhtadin juga dimasukkan hal-hal yang berbau olahraga, seni, dan sebagainya.
“Dengan begitu, ragam potensi remaja desa ini dapat terwadahi dan berkembangan sebagaimana harapan bersama,” tandasnya.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Hairul Anam
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi
2
Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah
3
Khutbah Jumat: Keutamaan Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh
4
Tiga Peserta Meninggal, Amnesty Minta Latsarmil Pengelola Kopdes Dihentikan
5
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
6
Harga Barang Naik, Rakyat Menjerit: Di Mana Letak Tawakal dan Kritik Kebijakan?
Terkini
Lihat Semua