7000 Banser Wonosobo Sambut Ketua Umum Ansor Baru
NU Online · Selasa, 1 Desember 2015 | 15:32 WIB
Wonosobo, NU Online
 Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor dan Satkorcab Banser Kabupaten Wonosobo menggelar Apel Kebangsaan Ansor-Banser Cabang Wonosobo dan Sosialisasi Hasil Kongres XIV Gerakan Pemuda Ansor. Sedikitnya 7000 anggota Satkorcab Banser Wonosobo mengikuti apel bersama dalam kegiatan yang digelar pada Senin (30/11) di alun-alun Kabupaten Wonosobo. <>
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum terpilih Gerakan Pemuda Ansor hasil kongres XIV di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Yogyakarta, berkesempatan hadir dan memberikan pidato pengarahan di hadapan anggota Ansor-Banser peserta apel.Â
Dalam pidato pengarahannya, ketua umum terpilih, Yaqut Cholil Qaumas menyampaikan hasil-hasil keputusan kongres XIV Gerakan Pemuda Ansor. Ia juga mengamanatkan kepada seluruh anggota Ansor-Banser untuk tetap solid dan bersama-sama dengan elemen-elemen NU yang lain mengawal tegaknya Ahlussunnah wal Jama'ah di bumi Nusantara.Â
"Ansor dan Banser adalah garda terdepan dalam menjaga tegaknya faham Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah di Nusantara," katanya.Â
Sementara itu, Pembina Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor kabupaten Wonosobo, H. A. Kholiq Arif yang juga mantan Bupati Wonosobo, dalam sambutannya berpesan kepada seluruh anggota Ansor-Banser untuk bersama-sama mengawal hajatan nasional Pilkada Serentak.Â
"Setiap anggota Ansor dan Banser punya kewajiban dan tanggung jawab moral untuk mengawal jalannya pilkada serentak agar berjalan dengan damai, dan terhindar dari perpecahan."Â
Dalam apel kebangsaan tersebut, bertindak sebagai inspektur upacara Sarif Abdillah, salah satu kader senior Ansor Kabupaten Wonosobo. Red: Mukafi Niam
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua