Al-Bahri, Forum Istighotsah Bersama Fatayat, IPNU, dan IPPNU Nganjuk
NU Online · Rabu, 18 November 2015 | 10:30 WIB
Nganjuk, NU Online
Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Nganjuk bekerjasama dengan Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Nganjuk mengadakan Istighotsah rutin yang diberi nama dengan Al-Bahri diselenggarakan tiap dua bulan sekali di wilayah Nganjuk secara bergiliran.
<>
Pengajian rutin setiap Ahad pon ini diisi oleh pengurus Fatayat dan IPNU-IPPNU secara bergantian, walaupun belum menjangkau seluruh kecamatan di Nganjuk.
"Setiap Ahad pon, rutinan di kecamatan di wilayah Nganjuk secara bergantian," tutur Ketua PC Fatayat kabupaten Nganjuk ustadzah Tutik Malikhah di balai pendopo kecamatan Lengkong Nganjuk, Ahad (15/11).
Istighotsah kali ini dipimpin oleh KH Muhamad Atiq Al –Mursyid yang ini berlangsung hidmat. Sekitar 10.000 jama'ah hadir dalam acara tersebut.
Ustadzah Tutik Malikhah selaku ketua cabang Fatayat Nganjuk dalam sambutannya berharap kepada seluruh hadirin untuk sungguh-sungguh melaksanakan ibadah istighotsah ini serta meminta pedagang asongan untuk tidak berjualan di tengah kegiatan berlangsung. Ia juga berharap kepada seluruh jama'ah untuk berpegang teguh kepada ajaran Ahlussunah wal Jama'ah An-Nahdiyah, ajaran yang menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.
Tutik menyatakan prihatin dan turut berduka cita atas kejadian insiden pengeboman dan penembakan di Paris Perancis.
“Semua itu merupakan aksi teroris yang bukan dari ajaran dari agama Islam karena agama Islam tidak mengajarkan terorisme,” pungkasnya.
Terakhir, ia menegaskan agama Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin, agama yang menjunjung tinggi perbedaan agama, menjunjung tinggi kebinekaan, yang tasamuh, tawazzun, dan i'tidal. (Atik Fatmawati/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua