Lombok, NU Online
Ansor saat ini secara nasional menargetkan 6 juta kader aktif untuk lima tahun ke depan. Dengan memulai dari sekarang, Pimpinan Pusat gencar mendorong kepada Cabang maupun Wilayah se Indonesia agar target tersebut dapat terwujud berbasis data yang jelas seperti nomor kontak dan alamat lengkap kader.
<>
Hal ini disampaikan oleh Risqon Syah, wakil Sekjen PP GP Ansor kepada NU Online disela-sela Pelatihan Kader Dasar (PKD)dan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL), Sabtu 23/05 di pesantren Darul Qur'an Bengkel Lombok Barat.
Istilah kepemimpinan dalam pelatihan Ansor ini bertujuan untuk melatih dan mencetak pemimpin, baik pemimpin Ansor, NU ke depan secara organisasi dan pemimpinan daerah maupun nasional ke depan.
Selain itu, Ansor di tingkat pusat sedang merevitalisasi kegiatan Ansor untuk membuat kader-kader tangguh dan mendorong kepada Pimpinan Wilayah yang ada di tingkat Propinsi dan Pimpinan Cabang yang ada di tingkat Kabupaten/kota se Indonesia untuk membentuk Rijalul Ansor yang akan mempertahankan tradisi-tradisi Ahlussunah wal Jamaah seperti tahlilan, srakalan, maulidan dan tradisi-tradisi NU lainnya.
Rijalul Ansor nanti akan melakukan kegiatan di masjid-masjid agung kabupaten/kota setempat dengan mengumpulkan 200-300 anggota maupun kader Ansor. Sumber peserta ini akan disupport oleh Ranting-Ranting Ansor yang ada di kecamatan maupun desa/kelurahan.
Ini semua menjadi upaya Ansor secara nasional untuk membantu dakwah dan kemajuan bagi NU itu sendiri.
Ia menambahkan, Nusa Tenggara Barat khususnya Lombok yang menjadi pulau seribu masjid harus diisi oleh kegiatan-kegiatan keagamaan ala NU agar masjid yang ada tidak vakum dan tidak diambil oleh kelompok-kelompok garis keras yang berpotensi melahirkan terorisme.
Ini penting dan cara inilah Ansor menjaga eksistensi Pancasila dan komitmen memepertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Dan kami dari Pimpinan Pusat Ansor akan memantau dan monitoring dari Jakarta melalui Wilayah dan Cabang yang ada,” katanya.
Di tempat yang sama, Ketua PC GP Ansor Lombok Barat Mujahid Ahmad mengaku siap mempertahankan tradisi-tradisi yang dimaksud oleh Pimpinan Pusat. “Karena saat ini sudah kami lakukan hanya saja memang belum terbentuk Rijalul Ansor secara formal,” tandasnya.
“Tapi yang jelas, menjadi tanggung jawab kami saat ini adalah bagaimana membentuk Ranting-Ranting di tingkat desa/kelurahan. Dan dalam waktu dekat setelah kegiatan PKD ini kami akan membentuk dan menajalankan aman organisasi tersebut,” janjinya. (hadi/mukafi niam)
Terpopuler
1
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
2
Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Nyai Sinta Nuriyah Jadi Satu-satunya Perempuan
3
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
4
Kekeringan Meluas, Banser Pemalang Salurkan 211 Ribu Liter Air Bersih
5
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
6
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
Terkini
Lihat Semua