Pamekasan, NU Online
Paham Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja) sangat selaras dengan karakter Pancasila. Sebab, dalam sejarahnya, nenek moyang bangsa Indonesia memiliki kepekaan toleransi yang kukuh dan menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian serta kemanusiaan.
<>
Demikian ditegaskan pengasuh Pesantren Al-Abror KH Syatibi Sayuthi Iyyad, Rabu (28/10) dalam pelantikan Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan PK Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Al-Abror, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura.
Dikatakan, karakter Pancasila yang berhaluan Aswaja tersebut meliputi taat beragama, menghormati sesama manusia, bisa mempersatukan semua unsur, kepemimpinan dan keadilan sosial.
Kiai Syatibi menambahkan, keselaran Pancasila dan Aswaja itu dapat melebur dalam ajaran khas Islam bangsa ini. Dan itu tercermin dalam Islam Nusantara.
"Islam Nusantara ini bukan paham atau aliran keagamaan baru. Melainkan, ia merupakan perwujudan dari Islam yang tawazun, tasamuh, dan rahmatan lil'alamin. Pijakannya ialah menyemai kasih sayang kepada semua makhluk Allah," tegasnya. (Hairul Anam/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
2
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
3
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
4
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
5
Khutbah Jumat: Tetap Membaca Al-Qur’an di Tengah Kesibukan Hidup
6
Khutbah Jumat: Mari Tingkatkan Kualitas dari Ibadah Personal Menuju Kepedulian Sosial
Terkini
Lihat Semua