Berangkat Rukyat, PCNU Jombang Optimis Lebaran Besok
NU Online · Rabu, 7 Agustus 2013 | 09:01 WIB
Jombang, NU Online
Rabu (7/8) siang ini pukul 13.15, Tim Rukyatul Hilal Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang berangkat menuju desa Sendangduwur Paciran Lamongan untuk melakukan pengamatan hilal sebagai pertanda datangnya bulan baru.<>
Desa Sendangduwur berada di perbukitan dekat pantai utara Jawa Timur, dan merupakan tempat yang cukup strategis dalam melihat bulan baru di ufuk barat.
Tim yang dipimpin oleh KH Mujib Adnan, M.Ag, Wakil Rais Syuriyah PCNU Jombang, beranggotakan Dr KH Maksum Zein, H. Sa’dullah serta pengurus Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jombang.
Menurut Kiai Mujib, hilal bisa dilihat nanti setelah ghurubusy syamsi (tenggelamnya matahari). “Sore nanti matahari akan tenggelam pada pukul 17.35,″ katanya.
Sedangkan posisi hilal saat matahari terbenam nanti sudah imkanur rukyah (memungkinkan untuk dilihat). “Sesuai dengan kesepakatan Badan Hisab RukyaT, posisi hilal yang memungkinkan untuk dilihat adalah tinggi hilal minimal 2 derajat, jarak antara matahari dan bulan sebesar 3 derajat dan umur hilal minimal 8 jam,” kaa Kiai Mujib.
Lebih lanjut Kiai Mujib menjelaskan, sesuai dengan hasil hisab (perhitungan), tinggi hilal sore ini untuk wilayah setempat adalah 3,58 derajat, jarak matahari bulan lebih dari 3 derajat dan umur hilal juga lebih 8 jam. “Jadi kemungkinan besar hilal bisa dilihat,” katanya optimis.
“Jika hilal nanti petang bisa dilihat, dan kemungkinan besar bisa dilihat, kecuali ada hal-hal yang menghalangi untuk bisa dilihat mislanya mendung, maka besok pagi kita sudah bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri,” terang Kiai Mujib.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Muslimin Abdullah
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
6
Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir Soal Hadis Rukyatul Hilal dari Perspektif Ilmu Nahwu
Terkini
Lihat Semua