Yogyakarta, NU Online
Putri KH Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid mengatakan, ada teori yang menyebutkan bahwa setelah Orde Baru runtuh Indonesia akan menjadi negara yang pecah belah.
<>
“Kedua, Indonesia akan dikuasai oleh militer, yang ketiga Indonesia jatuh ke tangan fundamental,” ungkapnya pada Halaqah Nasional Kiai dan Tokoh Muda Pesantren di Yogyakarta, pada Jumat (13/12).
Namun kata Yenny, ramalan ini tidak sepenuhnya benar. “Saya meyakini bahwa ini adalah karomah dari para ulama dan doa para santri yang mencintai perdamaian,” jelasnya.
Memang peranan ulama sangat penting dalam mewujudkan Indonesia yang damai. Seperti yang sudah dilakukan oleh para kiai pada masa penjajahan.
Apa yang dilakukan oleh Hadratusyaikh KH Hasyim Asy’ari, KH Wahid Hasyim dan kiai lainnya menjadi teladan yang harus dilakukan oleh penerus-penerusnya.
“Mampukah kita melanjutkan perjuangan mbah-mbah Yai dulu? Mampukah kita membuat masyarakat kembali mempercayai ulama sebagai tokoh teladan?” tanyanya.
Jawabanya, kata dia, ada pada kita; dengan menanamkan sifat jujur, ikhlas dan sinkron antara ucapan dan tindakan. (Muyassaroh/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua