Yogyakarta, NU Online
Banyak cara kreatif yang dapat dilakukan untuk merangkul kembali anggota komunitas yang telah disibukkan dengan aktivitas masing-masing dan membuat mereka solid kembali. Salah satunya seperti dilakukan oleh korp Petruk 9, kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) Cabang Kota Yogyakarta Angkatan 2011. <>
Ahad (10/6) kemarin, sebanyak 35 anggota korp Petruk 9 mengadakan acara keakraban dan evaluasi yang dikemas dengan rihlah ke pantai Baron, Saptosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. Kegiatan dilanjutkan dengan silaturrahim sekaligus memeriahkan acara Rasulan di kediaman Tri Wahyudi, salah satu anggota Petruk 9, di Ngrunggo, Getas, Playen, Gunung Kidul, Yogyakarya.
Dalam evaluasi tersebut dipaparkan beberapa persoalan yang selama ini menjadi kendala di kalangan internal angkatan Petruk 9. Kendala utama yang dirasakan adalah sulitnya mengakomodir para anggota yang berasal dari pondok pesantren dan kampus yang berbeda-beda.
Sebagai solusi, dibentuk sebuah badan penanggung jawab masing-masing pondok pesantren yang bertugas untuk mengakomodir dan merangkul anggota Petruk 9 yang ada di daerahnya.
Dalam rembug tersebut, beberapa kegiatan yang sejauh ini telah berjalan, kembali ditegaskan waktu pelaksanaan serta penanggung jawabnya masing-masing. Di antara kegiatan-kegiatan tersebut adalah ziaroh maqbaroh, sema’an al-Qur’an, dziba’an, tahlilan, rihlah, silaturrahim, diskusi ke-NU-an, dan beberapa agenda lainnya.
Mohammad Saipul Huda, ketua angkatan Petruk 9 menghimbau agar seluruha nggota Petruk 9 mempererat persatuan dan persaudaraan. “Lepaskan atribut masing-masing. Entah itu pondok, kampus, organisasi, atau apapun itu. Kita bersaudara. Kita bersahabat,” tegasnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Nur Hasanatul Hafshaniyah
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
3
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
4
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
5
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
6
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
Terkini
Lihat Semua