Ciptakan Situasi Kondusif, Polsek Brebes Gelar Tahlil
NU Online · Jumat, 12 Februari 2010 | 20:27 WIB
Tidak seperti hari-hari biasanya, malam itu puluhan anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Brebes memakai baju koko dan berpeci. Mereka berbaur dengan masyarakat. Usut punya usut ternyata mereka akan memanjatkan doa bersama.
“Malam ini, sengaja kami gelar pembacaan tahlil dan yasin,” ucap Kapolsek Brebes AKP Suhartini usai menggelar doa bersama di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Jalan Veteran Brebes Kamis malam (11/2).<>
Menurut dia, doa bersama ini digelar dengan tujuan untuk keselamatan dan tetap terwujudnya situasi kantibmas yang kondusif di wilayah hukum kecamatan Bebes. “Kita harus ingat, akan kekuatan yang paling hakiki hanyalah pada Yang Maha Kuasa, sehingga kita wajib berdoa dalam berbagai ikhtiar,” ucap Kapolsek dengan busana jilbab putih yang begitu anggun.
Pembacaan tahlil dan yasin dipimpin oleh KH Salim Islam Sanad, sedang mauidhoh khasanah oleh KH Ahmad Muzani dan Doa oleh Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Kab. Brebes KH Drs Rosyidi.
KH Ahmad Muzani dalam tausiyahnya mengingatkan, bahwa dalam mencapai suatu tujuan apapun jangan sampai merendahkan martabat diri sendiri dan orang lain. Artinya, setiap insan dalam bersikap dan bertindak harus menyadari akan keutamaan akhlak. “Nabi Muhammad SAW, diturunkan ke bumi hanya satu misi yakni menyempurnakan akhlak manusia,” paparnya.
Barometer keutamaan akhlak, lanjutnya, bila pertama, orang tanpa paksaan memberi maaf pada orang yang berbuat salah atau menyakitinya. “Poin ini amat sulit meskipun gampang diucapkan,” tuturnya.
Kedua, bila punya saudara muslim menjauh harus kita dekati. Caranya, dengan intens merajut tali silaturokhmi.
Yang ketiga, memberi jariyah pada tetangga yang tidak pernah memberi pada kita. “Kalau memberi pada orang sering memberi kita, itu namanya balas jasa, bukan lagi jariyah,” tandasnya.
Dalam ceramahnya, Kiai Muzani kerap menyelingi dengan logat bahasa Thionghoa. Sehingga area mapolsek yang biasanya diliputi ketegangan, malam itu mencair dan terlihat akrab sekali. Ratusan pengunjung dari berbagai desa di Kecamatan Brebes itu pun terpingkal-pingkal dibuatnya.
Tampak hadir Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapessy, Wakapolres Brebes Kompol Sugeng Tiyarto SH, Para Kepala Desa dan Kelurahan se Kecamatan Brebes dan masyrakat.
Usai doa yang di pimpin Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Kab. Brebes KH Drs Rosyidi, acara dilanjutkan dengan pentas seni gambus ala jangan asem. Beberapa tembang milik Nasida ria Semarang menambah suasana menjadi damai, kondusif. (was)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat Dzulqadah: Bulan Damai di Tengah Dunia yang Gemar Bertikai
2
Khutbah Jumat: Jangan Halalkan Segala Cara Meski Hidup Sedang Sulit
3
Khutbah Jumat: Menghidupkan Tradisi Membaca di Zaman Serba Instan
4
Khutbah Jumat: Hari Bumi Sedunia, Mari Jaga Alam Kita
5
Khutbah Jumat: Meneladani Persahabatan Nabi dengan Alam
6
Khutbah Jumat: Membuka Jendela Dunia Melalui Budaya Membaca
Terkini
Lihat Semua