PCNU Parepare Bangun Masjid Keempat di Pesantren Putri Zubdatul Asrar, Perkuat Dakwah dan Pendidikan Keagamaan
NU Online · Kamis, 23 April 2026 | 13:00 WIB
Parepare, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Parepare memulai pembangunan masjid keempat yang berlokasi di lingkungan Pondok Pesantren Putri Zubdatul Asrar PCNU Parepare, Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Selasa (21/4/2026).
Pembangunan masjid tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang berlangsung khidmat di kawasan Lappa Anging. Masjid ini dibangun atas kontribusi H Surianto Abdul Mujib, tokoh masyarakat Parepare yang juga Mustasyar PCNU Parepare.
Ketua PCNU Kota Parepare Prof Hannani mengatakan pembangunan masjid itu menjadi bagian dari penguatan dakwah, pendidikan, dan pembinaan keagamaan di lingkungan pesantren putri.
“Masjid di lingkungan pesantren bukan hanya tempat sujud, tetapi juga menjadi laboratorium spiritual bagi para santri putri. Dari tempat ini kita berharap lahir generasi yang kuat iman, luas ilmunya, dan matang akhlaknya,” ujar Hannani.
Menurutnya, kehadiran masjid di pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter santri, sekaligus memperkuat tradisi keilmuan dan pengabdian di lingkungan Nahdlatul Ulama.
“Masjid harus menjadi pusat pembinaan, pusat keteladanan, dan pusat tumbuhnya tradisi keilmuan Islam di lingkungan pendidikan NU,” katanya.
Masjid yang akan dibangun tersebut disepakati bernama Masjid Haji Abdul Mujib - Hajjah Komo. Nama itu diabadikan sebagai bentuk penghormatan dan bakti kepada kedua orang tua Dr. H. Surianto Abdul Mujib.
Surianto menyebut pembangunan masjid itu diniatkan sebagai amal jariyah untuk kedua orang tuanya, sekaligus kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Islam di Parepare.
“Ini adalah niat kami sekeluarga untuk menghadiahkan amal jariyah kepada orang tua kami, Haji Abdul Mujib dan Hajjah Komo. Kami berharap masjid ini menjadi tempat ibadah yang hidup, tempat belajar yang berkah, dan sumber pahala yang terus mengalir,” ungkap Surianto.
Ia menambahkan, pembangunan rumah ibadah di lingkungan pesantren merupakan investasi jangka panjang bagi pembinaan umat dan masa depan generasi muda Islam.
“Ketika kita membangun masjid, sesungguhnya kita sedang menanam peradaban. Semoga masjid ini memberi manfaat besar bagi para santri dan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Masjid tersebut dirancang terdiri atas dua lantai dengan kapasitas sekitar 500 jamaah. Total anggaran pembangunan diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar. Pembangunannya ditargetkan rampung sebelum Ramadan mendatang agar segera bisa dimanfaatkan secara optimal.
Sebagai bentuk komitmen awal, Surianto juga menyerahkan dana sebesar Rp50 juta dalam bentuk cek kepada Ketua PCNU Parepare pada saat peletakan batu pertama.
Acara tersebut turut disaksikan istri pewakif lahan, Ny Hj Sahar, serta Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Putri Zubdatul Asrar, Ustadz H Shodiq Asli Umar. Kehadiran para tokoh agama, pengurus pesantren, dan masyarakat mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan fasilitas ibadah dan pendidikan di bawah naungan NU.
Pembangunan masjid keempat PCNU Parepare ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam penguatan ekosistem pendidikan Islam di Kota Parepare, khususnya bagi pembinaan santri putri di Pesantren Zubdatul Asrar.
Kontributor: Sabuddin
Terpopuler
1
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
2
Hukum Mengubur Ikan Sapu-Sapu Hidup-hidup, Bolehkah?
3
Sejumlah Pemberitaan Wafat KH A Wahid Hasyim di Media Massa
4
118 Hotel Siap Tampung 108 Ribu Jamaah Haji Indonesia Kloter Pertama
5
Delegasi Belanda Belajar Nilai dan Kehidupan Santri di Pesantren
6
Risih Tangisan Bayi di Transportasi Umum: Ruang Publik Bukan Milik Kita Sendiri
Terkini
Lihat Semua