Content Lab Project, IPNU-IPPNU Bantul DIY Bekali Pelajar Keterampilan Media Digital
NU Online · Rabu, 18 Februari 2026 | 13:50 WIB
Bantul, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatl Ulama (IPPNU) Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menegaskan arah gerak organisasinya melalui penyelenggaraan Content Lab Project.
Kegiatan dirancang sebagai wadah kreatif bagi para pelajar di Bantul dan kader muda Nahdliyin untuk membuka potensi dalam industri kreatif, menemukan ide-ide segar, serta mengembangkan cara baru dalam menghasilkan konten yang orisinal, relevan, dan berdampak.
Mengusung semangat show up, grow up, and step up, acara ini mendorong peserta keluar dari zona nyaman dan berani bereksperimen dalam proses kreatif.
Workshop Media dan Penguatan Personal Branding
Melalui Content Lab Project, PC IPNU-IPPNU Bantul menghadirkan workshop media satu hari penuh yang memadukan materi serta praktik desain, fotografi, dan sinematografi, serta sesi content creation bersama kreator muda lokal yang aktif menginspirasi pelajar.
Menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni: Galih Aditama dengan materi Design Like a Pro: From Creative Basics to Commercial-Ready, Ahmad Muzakki Falahuddin dengan materi Visual Mastery: Essential Photo & Cinema Skills for Standout Social Media Content, dan Teo Jogsel dengan materi Become a Standout Creator: Personal Branding, Niche Strategy & Content Crafting.
Materi-materi tersebut tidak hanya berfokus pada teknik, tetapi juga strategi personal branding, penentuan niche, serta bagaimana menciptakan konten yang memiliki nilai sosial dan identitas lokal.
Laboratorium Kreatif dan Kompetisi Konten
Ketua Panitia, Adek Rahma Fitria menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program kolaboratif antara Departemen Media dan Departemen Kaderisasi PC IPNU-IPPNU Bantul.
"Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kerangka berpikir kreatif melalui penggunaan framework produksi konten dan praktik langsung," kata Rahma dalam rilis yang diterima NU Online, Selasa (17/2/2026).
“Content Lab Project kami desain sebagai laboratorium proses kreatif. Peserta bisa menguji ide, mencoba hal baru tanpa takut gagal, dan menghasilkan karya yang benar-benar mencerminkan potensi terbaik mereka,” ujarnya.
Sebagai luaran nyata, peserta mengikuti kompetisi konten digital yang diunggah melalui media sosial. Hal ini menjadi indikator pengukuran dampak workshop sekaligus upaya membangun ekosistem kreator pelajar yang positif dan berkelanjutan di Bantul.
Dukungan Pemerintah dan Literasi Digital
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto saat sambutan pembukaan menekankan urgensi kemampuan mengelola media digital di era yang serba digital.
Nugroho menyampaikan bahwa hampir seluruh lini pemerintahan kini memanfaatkan media sosial, termasuk dalam penyampaian informasi dan penyaluran aspirasi masyarakat.
“Bahkan, aduan kepada pemerintah daerah kini lebih masif melalui media sosial, sehingga generasi muda perlu dibekali kemampuan pengelolaan media yang baik dan bertanggung jawab,” ujar Nugroho dalam kegiatan bertema Unlock Your Creative Mind, Sabtu (14/2/2026) tersebut.
Pada acara yang berlangsung di Gedung Induk Mandala Saba Purwa Lantai 3 Pemda Bantul, pihaknya juga menyoroti kesenjangan generasi dalam adaptasi teknologi. "Generasi muda memiliki peran strategis untuk turut andil dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang adaptif dan komunikatif melalui penguasaan media digital,” sebutnya.
Bangun Kolaborasi dan Ekosistem Kreator Muda
Ketua PC IPNU Bantul, Ahmad Najib, menegaskan bahwa Content Lab Project merupakan langkah awal organisasi dalam membuka kolaborasi yang lebih luas dan masif.
“Ini menjadi starting point kami untuk membangun kolaborasi dengan pelajar, sekolah-sekolah, influencer, serta berbagai pihak lainnya. Arah gerak PC IPNU-IPPNU Bantul ke depan adalah menjadi organisasi yang mampu menjangkau kader-kader potensial, attract generasi muda, dan benar-benar berdaya serta berdampak,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bantul sebagai bentuk sinergi antara organisasi kepelajaran dan pemerintah daerah dalam penguatan literasi digital. Di samping itu, terselenggaranya Content Lab Project tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Bantul, Bapak H. Abdul Halim Muslih, Diskominfo Bantul, DPRD DIY, serta para pendukung lainnya.
Melalui kolaborasi multipihak ini, PC IPNU-IPPNU Bantul menegaskan komitmennya untuk terus bergerak adaptif di era digital dengan menghadirkan ruang belajar, ruang eksperimen, dan ruang tumbuh bagi pelajar Bantul agar mampu menjadi kreator yang tidak hanya kreatif, tetapi juga bernilai dan berdampak bagi masyarakat.
Kontributor:Yulia D. Kustari
Terpopuler
1
LF PBNU: Hanya Amerika Utara Berpotensi Mulai Puasa 18 Februari 2026
2
Kemenag dan BMKG Siapkan 133 Titik Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 1447 H
3
Perhitungan Hisab Kemenag, Hilal Ramadhan 1447 H di Bawah Ufuk
4
Meski Hilal di Bawah Ufuk, LF PBNU Imbau Perukyah NU Laksanakan Rukyatul Hilal Besok
5
Doa Rasulullah saw Mengawali Bulan Ramadhan
6
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026
Terkini
Lihat Semua