Tasikmalaya, NU Online
Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum, KH Didi Hudaya, mengemban amanah untuk memimpin NU Kota Tasikmalaya periode 2013-2018. Ia terpilih pada Konfercab yang digelar di Komplek Argasari, Kota Tasikmalaya, pada Sabtu malam (5/1).<>
Didi terpilih sebagai ketua tanfidziyah. Sementara KH Aban Bunyamin, Pengasuh Pesantren Miftahul Ulum, Bungursari, terpilih sebagai rais syuriyah. Ia mengantongi 6 suara (10 MWC dan 1 PC) hak suara. Cuma selisih satu angka dari Pengasuh Pondok Pesantren Raudatul Muta’alimien, KH Ate Mushodiq Bahrum.
Semula, pada Konfercab yang berakhir pukul 22.30 itu, berkembang empat calon, tetapi ketika hendak pemilihan, H Iman Suparman dan H. Badruzzaman mengundurkan diri.
Setelah terpilih, karena waktu hampir tengah malam, Didi tidak sempat memberikan sambutan. Tapi di hadapan wartawan ia mengatkan tekadnya akan menjalankan khittah NU yang tidak turut politik praktis.
Wakil Ketua PCNU Kota Tasikmalaya demisioner, Acep Suryana, berharap di bawah kepemimpinan Didi, NU semakin maju.
“Semoga kerja organisasi dapat ditingkatkan. Sering mengunjungi MWC-MWC, berkoordinasi dengn lajnah, banom, dan lembaga NU dengan baik, menggiatkan lagi pengajian rutin, supaya jamaahnya semakin banyak,” ujarnya kepada NU Online, Ahad sore (06/01).
Di samping itu, sambung Acep, harus dipertegas dan diperjelas lagi job description atau tugas-tugas pengurus, supaya dapat bekerja dan berjalan denga baik. “Sehingga, semua pengurus bekerja,” pungkasnya.
Redaktur: A. Khoirul Anam
Penulis : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
2
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
3
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
4
Khutbah Jumat: Degradasi Moral dan Kualitas Shalat
5
Khutbah Jumat: Hemat di Era Digital, Teladan Kesederhanaan Rasulullah
6
PBNU Segera Alihkan Saham Perusahaan Pengelola Tambang kepada Perkumpulan NU
Terkini
Lihat Semua