GP Ansor Kalteng Sediakan Rumah Oksigen Gratis bagi Warga Terdampak Asap Karhutla
NU Online · Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:00 WIB
Palangka Raya, NU Online
Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama NU Care-LAZISNU Kalteng menyediakan Rumah Oksigen Gratis untuk membantu warga terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Layanan ini juga berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalteng
Pengelola Rumah Oksigen Gratis GP Ansor Kalteng, Dawamudin, mengatakan jumlah warga yang memanfaatkan layanan oksigen medis meningkat dalam sebulan terakhir. Warga yang paling banyak membutuhkan layanan tersebut adalah anak-anak dan lanjut usia (lansia).
Baca Juga
Inilah Mars GP Ansor dan Banser
“Setiap hari cukup banyak masyarakat yang menggunakan oksigen medis ini, terutama sebulan terakhir. Lansia dan anak-anak paling banyak,” kata Dawamudin, Kamis (15/10/2026) dikutip dari halodayak.com.
Dawamudin menjelaskan, layanan tersebut disediakan secara gratis untuk membantu warga yang membutuhkan dukungan pernapasan di tengah kabut asap. Dalam memberikan pelayanan, ia dibantu putrinya yang merupakan mahasiswi kebidanan dan seorang bidan profesional.
Kabut asap akibat karhutla, terutama di Kota Palangka Raya, berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut juga meningkatkan kebutuhan warga akan layanan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Kalteng, Arjoni, mengatakan organisasinya mengerahkan kader dan relawan untuk membantu penanganan karhutla sekaligus mengurangi dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.
“Kami telah berupaya memaksimalkan ikhtiar dengan membantu pemadaman di lapangan melalui Satgas Karhutla yang dipimpin langsung oleh Kasatkorwil Banser. Kemudian, kami menyediakan rumah oksigen gratis di dua tempat serta membagikan masker dan vitamin,” ungkapnya.
Selain menyediakan Rumah Oksigen Gratis di dua lokasi, GP Ansor Kalteng melalui Satuan Tugas (Satgas) Karhutla juga terlibat dalam upaya pemadaman di lapangan serta menyalurkan masker dan vitamin kepada warga.
Keberadaan layanan oksigen gratis tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Namun, warga yang mengalami sesak napas berat atau kondisi darurat tetap perlu segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Terpopuler
1
Innalillahi, Prof KH Syukron Makmun Pengasuh Pesantren Daarul Rahman Jakarta Wafat
2
Gus Faiz Ceritakan Wasiat dan Keinginan KH Syukron Makmun sebelum Wafat
3
Kapolri Suyudi Sambangi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Pesantren Miftachussunnah dan Tebuireng
4
Berita Duka dari Yogyakarta, KH Muhammad Nasikh Ridwan Wafat pada Usia 65 Tahun
5
BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kering hingga 24 Oktober
6
PWNU Jakarta Jadwalkan Pembukaan Konferwil XXI di Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur
Terkini
Lihat Semua