Harmonis, Banser dan Pecalang Hindu Kawal Takbir Keliling
NU Online · Selasa, 5 Juli 2016 | 23:00 WIB
Jembrana, NU Online
Toleransi umat beragama di Pulau Dewata terlihat saat anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Pecalang dari umat Hindu di Desa Yeh Sumbul, Mendoyo, Jembrana, Bali sama-sama mengawal takbir keliling menyambut 1 Syawal 1437 H.
“Banser dan Pecalang satu sama lain bekerja sama dalam menjaga keharmonisan antara umat Islam dan Hindu di Bali. Salah satunya dengan bersama-sama mengawal takbir keliling ini,” kata Suryadi, Ketua Banser Desa Yeh Sumbul.
Tidak hanya takbir keliling, umat Islam dan Hindu di Bali selalu bersama-sama mengawal dan menyukseskan setiap acara yang dilaksanakan masing-masing pihak. Semua ini dilakukan untuk merawat dan persatuan antarumat beragama di Bali, khususnya di Desa Yeh Sumbul.
“Kami (Banser) dan Pecalang serta umat Hindu Bali selalu solid dan bekerja sama dalam merawat persatuan umat beragama. Terkait dengan takbir keliling umat Hindu di sini sangat mendukung,” imbuh Suryadi. (Deni Gunawan/Mahbib)

Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua