IPNU-IPPNU Pati Terbitkan Buletin Khusus Edisi Kemerdekaan
NU Online · Senin, 19 Agustus 2013 | 03:03 WIB
Pati, NU Online
Di hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68 kemarin, Pimpinan Cabang IPNU – IPPNU Pati mengeluarkan edisi khusus mengupas mengenai kecintaan kader terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI ). <>
Buletin TASBIH adalah media dakwah PC IPNU-IPPNU Pati yang diterbitkan rutin setiap hari Jum’at di sebar ke seluruh masjid-masjid se Kabupaten Pati. Hebohnya, buletin tersebut disebarkan secara gratis.
Buletin TASBIH ini sendiri sudah terbit 55 edisi. Alhamdulillah masih dapat sambutan dari kader dan masyarakat Kabupaten Pati.
Seperti di daerah lain, gerakan paham Wahabi sangat masif menyebarkan ajaran-ajarannya yang cenderung menyudutkan ibdah amaliyah warga Nahdliyyin. Dari situlah muncul gagasan atau ide diterbitkannya buletin TASBIH.
Buletin TASBIH sangat bermanfaat untuk dijadikan media dalam membentengi gerakan faham Wahabi, mengingat pola dakwah dan gerakannya wahabi kebanyakan menggunakan media tulisan untuk mempengaruhi kader-kader Nahdliyyin.
Ke depan diharapkan Buletin Tasbih bisa tersebar lebih luas ke kota-kota lain. Yaitu Cabang –cabang IPNU IPPNU Karesidenan Pati atau Kader Pantura mampu mencontoh seperti yang dilakukan oleh kader-kader IPNU – IPPNU Pati. Mengingat banyaknya media publik seperti media online yang dijadikan media dakwah sekaliagus ajang kreatifitas orang-orang wahabi untuk mengaburkan ajaran ahlussunnah waljama’ah ( NU ).
Muhammad Mubarok, ketua PC IPNU Kabupaten Pati dan sekaligus sebagai koordinator IPNU-IPPNU sekaresidenan Pati memaparkan, media buletin adalah alat yang sangat positif dalam memberikan sumbangan pemahaman dan pendalaman ajaran –ajaran Nahdliyyin kepada masyarakat melalui tulisan. Juga menjawab supaya IPNU-IPPNU diterima secara baik di lingkungan masyarakat umum diluar warga Nahdlyyin.
Redaktur: A. Khoirul Anam
Terpopuler
1
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
2
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
3
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
4
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
5
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
6
BGN Sebut 240 Ribu Satuan Pendidikan Belum Terima MBG
Terkini
Lihat Semua