Bandung, NU Online
Untuk mencegah kecurangan dalam penjurian Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Jabar ke-30, panitia menguji cobakan teknologi yang menggunakan komputer saat Dewan Hakim melakukan penilaian.
Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan di Bandung, mengatakan penggunaan teknologi ini dimaksudkan agar penilaian yang terukur dapat diberlakukan dalam MTQ ini.
"Pada MTQ di Kendari tahun lalu Jabar seharusnya menang tetapi karena "ada sesuatu hal" maka kita kalah," katanya.
Teknologi ini digunakan oleh seluruh dewan hakim pada setiap pertandingan sehingga jika ada yang memberikan penilaian berlebihan dapat terlihat.
"Penonton dapat secara langsung menyaksikan hasil penilaian tersebut sehingga jika ada nilai yang tidak wajar maka langsung terdeteksi," ujar Danny.
Menurut Danny, teknologi ini akan ditawarkan kepada penyelenggara MTQ Nasional di Serang untuk digunakan pada pelaksanaan Juni 2008 mendatang.
Sebelum pelaksanaan MTQ tingkat Jabar ini, sekitar 150 dewan hakim telah melakukan orientasi penjurian yang dilaksanakan pada 14-15 Maret 2008 lalu. (ant/din)
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
4
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
5
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
6
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
Terkini
Lihat Semua