KH Abdul Ghofur Mustaqim Peta Tulungagung Wafat
NU Online · Selasa, 29 Januari 2013 | 12:50 WIB
Blitar, NU Online
Warga NU dan Jamiyah Thoriqoh Sadziliyah kehilangan salah satu tokoh lagi. Setalah KH Abdul Ghofur Mustaqim, salah satu pengasuh Pesantren Peta (Pesulukan Thoriqoh Agung) Tulungagung, tadi pagi di Rumah Sakit Dr Iskak, Tulungagung.
<>
Mbah Ghofur, panggilan akrab kiai yang juga kakak kandung dari KH Abdul Djalil Mustaqim (alm) pengasuh pesantren Peta Tulunggung, wafat setelah sempat dirawat di RSUD Drs Iskak Tulungagung.
Wafatnya, Mbah Ghofur ini banyak yang merasa kehilangan. Khususnya warga Nahdliyin dan Ansor dan Banser di Tulungagung dan Sekitarnya. Karena selama ini ia selalu menjadi rujukan mereka untuk minta arahan.
“Sejak muda Mbah Ghofur itu bersahaja dalam mendampingi anak-anak Ansor. Sehingga, beliau sangat dekat dengan anak muda. Khususnya Ansor dan Banser,’’ ujar H Moh. Choiruddin, kerabat dekatnya kepada NU Online tadi pagi.
Sejak pagi, para kerabat, teman dan handai tauladan terus berdatangan untuk ta’zaiyah serta menshalalatinya. Salat jenazah pertama dilaksanakan di rumah. Setalah itu shalat jenazah kedua sampai terakhir dilaksanakan di Mushola belakang.
“Tadi malam Abah masih tampak sehat. Bahkan masih sempat melontarkan beberapa kata humor khas Abah. Misalnya dia bilang kayak astronot waktu dikasih bantuan pernapasan. Karena mulutnya diberi alat pernapasan,’’ ungkap Gus Azis, salah seorang putranya.
“Kami tidak menyangka bila abah pergi secepat ini. Karena,sakit yang dideritanya sudah berangsur sembuh,’’ tambah Aziz.
Sesuai amanatnya, setelah dirinya wafat, agar dimakamkan di dekat Musholannya di Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Blitar.
“Pemakaman dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB. Kita Masih menunggu Pak Imron Djamil,’’ ungkap Mas Haru yang juga mantan Ketua PC Ansor Kabupaten Blitar itu.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Imam Kusnin
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua