Kisah Berdirinya PMII di Kampus Muhammadiyah Malang
NU Online · Selasa, 5 Mei 2015 | 04:00 WIB
Malang, NU Online
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Universitas Muhammadiyah Malang memperingati harlah ke-23 tahun bertempat di balai RW.02 Jl. Banten Kota Malang (02/5).
<>
Acara yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Pengurus Cabang PMII Kota Malang serta Komisariat-Komisariat dilingkup Kota Malang. Dalam acara tersebut senior PMII mengisahkan betapa susahnya mendirikan Komisarit PMII di kampus tersebut.
Dalam acara yang dihadiri oleh sekitar 30 alumni PMII UMM tersebut juga digelar talk show dengan mengambil tema “Refleksi 23th PMII UMM Guna Menumbuhkan Semangat Juang Kader”.
Hatta selaku salah satu founding father PMII Komisariat mengisahkan betapa dahulu PMII tidak diperkenankan berdiri di kampus putih Universitas Muhammadiyah Malang.
“Haram hukumnya PMII berdiri dan menggunakan embel-embel UMM (Universitas Muhammadiyah Malang)” ceritanya.
Dengan semangat yang kuat membentuk wadah organisasi bagi warga Nahdiyyin dan memberikan alternatif organisasi bagi mahasiswa, maka PMII pada akhirnya hadir di kampus Universitas Muhammadiyah Malang ditengah pertentangan dinamika kampus baik secara biologis maupun ideologis. Perjuangan PMII Komisariat UMM kemudian dimulai pada pada 03 Mei 1992.
“Pada saat itu saya dan duaratusan sahabat-sahabat mendatangi pak Muhadjir selaku Pembantu Rektor III, namun dia menolak kami mentah-mentah, hingga akhirnya terjadi chaos baik dengan Pak Muhadjir dan satpam-satpam kampus”- lanjutnya. Namun dengan upaya keras dan tak kenal lelah, akhirnya pendirian organisasi tersebut berhasil dan terus eksis sampai kini. (orie Muhammad/mukafi niam)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua