Lakpesdam Tenggamus Latih Budidaya Bebek Petelur Terpadu
NU Online · Senin, 20 Februari 2012 | 00:27 WIB
Tenggamus, NU Online
PC Lakpesdam NU Kabupaten Tanggamus melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Peduli mengadakan "Pelatihan Teknis Budidaya Bebek Petelur Secara Terpadu"
Kegiatan ini diadakan selama tiga hari yaitu mulai tanggal 30 Januari 2012 sampai 01 Februari 2012 dengan tujuannya untuk meningkatkan pemahaman tentang beternak bebek secara intensif dan pemeliharaan bebek jauh lebih baik sehingga produktivitas telur meningkat.
<>
Sasaran kegiatan yaitu kelompok kerja ”Kelompok Barokah” yang beranggota 50 orang peternak yang sudah ditetapkan pada awal berjalannya program PNPM-Peduli.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tanggamus, Kepala Desa Margo Dadi selaku aparat pemerintahan di lingkungan Kabupaten Tanggamus serta Muhidin (PWNU Lampung) dan Ketua PCNU Tanggamus
”Kami PWNU Lampung melihat program PNPM Peduli ini sangat tepat untuk memberdayakan masyarakat yang terpinggirkan. Apa lagi kalau NU dalam hal ini Lakpesdam sebagai pelaksananya, karena rata-rata warga pedesaan khususnya di Provinsi Lampung adalah warga NU. Sehingga orang NU lebih paham keadaan dan keinginan masyarakat pedesaan,” tutur Muhidin.
Pada pelatihan ini, disampaikan beberapa materi penting sebagai modal kelompok peternak mengembangkan usaha mereka. Materi tersebut diantaranya budidaya bebek petelur, penyakit ternak dan cara mengatasinya, tatacara analisis usaha ternak bebek, dan pakan ternak.
Disetiap materi ada sesi diskusi untuk lebih mematangkan materi yang disampaikan. Untuk lebih jelas isi materi dan hasil materi dapat dilihat di entri selanjutnya. Selain waktu penyampaian dari narasumber, di akhir kegiatan pelatihan ini, peserta membentuk kelompok diskusi diberi waktu khusus untuk menganalisis keadaan usaha ternak kelompok barokah dengan metode yang telah disampaikan oleh para ahli .
Anggota kelompok barokah sangat aktif dalam mengikuti kegiatan pelatihan. Hal ini terlihat dari beberapa pertanyaan yang mereka lontarkan kepada nara sumber, terutama berkaitan masalah yang mereka hadapi dan bagaimana solusi untuk mengatasinya?.
Senada yang disampaikan oleh Safrul Latif selaku CO PNPM Peduli Kabupaten Tanggamus ketika ditemui crew Aswaja_Post, ia mengatakan bahwa masalah mendasar yaitu tidak adanya kandang dan kekurangan pakan. Namun setelah diadakan pelatihan-pelatihan dari Program PNPM Peduli ini mereka sadar akan pentingnya kebersamaan sehingga mereka berinisiatif untuk membuat kandang sendiri.
Redaktur: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
4
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
5
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
6
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
Terkini
Lihat Semua