Kudus, NU Online
Sikap penolakan terhadap Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tembakau, kembali disuarakan. Kali ini penolakan disampaikan Pengurus cabang Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kudus. RPP ini dinilai sangat merugikan petani dan berdampak pula pada industri.<>
Ketua LPPNU Kudus H. Masduki di Kudus Sabtu (8/9) mengutarakan, sikap penolakan RPP Tembakau dikarenakan Industri ini menjadi gantungan hidup masyarakat, khususnya di Kudus, sehingga harus diperjuangkan eksistensinya.
Masduki mengungkapkan, sikap ini sebenarnya tidak hanya dilakukan di Kudus saja melainkan LPPNU secara nasional juga menolak RPP Tembakau ini.
Beberapa kali, tutur dia, LPPNU se-Indonesia telah menggelar pertemuan nasional di berbagai daerah diantaranya Serang, Gresik, dan Yogyakarta. Dalam pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menolak RPP Tembakau.
"Pada pertemuan ke delapan di Cirebon, LPPNU memutuskan secara bulat menolak RPP Tembakau,'' terang Alumnus IKIP Negeri Yogyakarta yang saat ini giat mendampingi petani tani organik.
Saat di Cirebon yang dihadiri ketua umum PBNU KH Said Aqil Siroj, RPP Tembakau dipandang akan mengancam keberlangsungan industri rokok (kretek).
"Jika disahkan, tentu akan berdampak pada petani tembakau dan juga buruh,'' kata Masduki mengakhiri perbincangan.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Qomarul Adib
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jangan Putus Asa Mencari Rezeki Halal Saat Ekonomi Sulit
2
Khutbah Jumat: Bahaya Dengki terhadap Keluarga dan Tetangga
3
Berikut Daftar Wakil Rais Aam PBNU Periode 2026-2031 Beserta Bidangnya
4
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Kepala BNPB, dan Pimpinan Badan Pengelola Gambut
5
Gus Ipul: Jangan Campuradukkan Muktamar NU dengan Persoalan Lain
6
Khutbah Jumat: Pentingnya Membantu Korban Kebakaran Hutan dan Lahan
Terkini
Lihat Semua