Madrasah Ibtidaiyah Ketitang Ajak Warga Muhasabah
NU Online · Selasa, 29 Juli 2014 | 06:30 WIB
Cirebon, NU Online
Sekurangnya 200 alumni Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatul Mubtadiin Ketitang Cirebon mengikuti Halal Bi Halal Alumni dan Saresehan Warga Ketitang di masjid Baitul Muttaqin, kompleks pesantren Majelis Tarbiyah Hidayatul Mubtadiin (MTHM) Ketitang desa Japurabakti kecamatan Astanajapura, Cirebon, Senin (28/7) malam. Mereka bermuhasabah untuk menilai diri sendiri.
<>
Ketua panitia Syukron Adnan Amin mengatakan, acara ini dirasa penting karena di satu sisi Idul Fitri harus disambut dengan penuh kegembiraan sebagai wahana silaturahmi. Namun di sisi lain, suasana bermaaf-maafan itu harus diisi dengan permenungan atas segala khilaf yang telah dilakukan, serta kembali meneguhkan niat-niat baik untuk dikerjakan di hari berikutnya.
“Mudah-mudahan dengan digelarnya acara ini, kita semua dapat kembali mengingat kesalahan-kesalahan kepada guru, orang tua, sahabat atau siapa saja. Hingga bermaafan tidak hanya sebatas pada lisan dan ucapan,” ungkapnya.
Muhasabah ini dipimpin oleh Kiai Ahmad Zuhri-Adnan. Dalam taushiyah yang mengundang haru di tengah peserta tersebut, ia mengingatkan tentang makna penting di balik perayaan Idul Fitri sebagai hari bermaaf-maafan dan silaturahmi.
“Mari kita renungkan kesalahan-kesalahan yang pernah kita perbuat, baik secara sengaja atau pun tidak kepada orang-orang di sekitar kita. Menerima kesalahan orang lain rasanya begitu sakit dan berat, maka memohon maaf pun harus dengan hati yang tulus dan berkesungguhan,” katanya.
Namun sebaliknya, lanjut Ahmad Zuhri, memberikan maaf kepada orang yang pernah melakukan kesalahan harus dengan prinsip kemurahan hati, tanpa dipersulit, dengan harapan kesalahan tersebut tidak terulang bahkan diperbesar lagi.
“Intinya, hari bermaaf-maafan bukan hanya di mulut dan jabat tangan saja, melainkan dari hati ke hati, dan kembali membangun niat lebih baik lagi” jelas Ahmad Zuhri. (Sobih Adnan/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
2
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
3
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
4
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
5
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
6
BGN Sebut 240 Ribu Satuan Pendidikan Belum Terima MBG
Terkini
Lihat Semua