KH Musyafa' Ahmad bin Abdurrahman, Mantan Katib Pengurus Wilayah (PWNU) Jawa Tengah meninggal dunia di Demak, Senin (24/2) pukul 13.00. Almarhum dimakamkan pada sore harinya, sekitar pukul 17.00 di di Sentono Ratu Kauman Demak.
Menantu dari Kiai Malik Demak (alm.) tersebut menjabat Katib Syuriyah PWNU Jawa Tengah pada periode 1990-1994 pada saat KH Amin Sholeh menjadi Rais Syuriyahnya, sementara ketua tanfidziyah PWNU waktu itu adalah KH Bukhari Masroeri.<>
Kiai Musyafa' Ahmad juga telah aktif sebagai wakil katib PWNU Jawa Tengah pada saat KH Sahal Mahfudh (Rais Aam PBNU sekarang) menjabat sebagai Rais Syuriyah PWNU Jateng.
KH Ghazalie Masroeri, Ketua Lajnah Falakiyah PBNU, yang cukup dekat dengan almarhum mengimbau umat Islam, khususnya warga nahdliyyin, agar melakukan shalat ghaib untuk mendoakan arwah qari' nasional pertama di tahun 60-an itu.
"Beliau memang orang yang tekun, sederhana, banyak dedikasinya terutama bidang kesyuriyahan. Putra-putranya adalah anak-anak yang saleh. Beliau juga adalah qari' nasional yang handal," kata Kiai Ghazali kepada NU Online melalui sambungan telefon.
Berdasarkan keterangan Kiai Ghazali, pada tahun 1968 Kiai Musyafa' Ahmad menjadi juara II Nasional Musabaqah Tilawatul Qur'an (MTQ), sebuah perhelatan seni baca Al-Qur'an yang diadakan pertama kali oleh NU dan kemudian dilanjutkan oleh Departemen Agama. Kiai Musyafa' bahkan pernah menjadi juara I lomba MTQ tingkat ASEAN. (nam)
Terpopuler
1
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
2
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
3
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
4
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
5
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
6
GP Ansor Jatim Desak Pemerintah Tertibkan Sound Horeg dan Kecam Penghinaan terhadap Ulama
Terkini
Lihat Semua